#merantau
yappp dengan keberanian akhirnya merantau bukanlah hal yang buruk ,,,tapi tetap rindu akan kampung halaman bukanlah hal yang mudah untuk di lupakan 😌😌
Waktu pertama kali merantau, aku baru sadar kalau tiap daerah punya kebiasaan dan cara pandang yang beda-beda. Dulu aku sempat mikir kalau adat dan kebiasaan di kampungku itu yang paling benar. Tapi setelah ketemu banyak orang dari latar belakang berbeda, aku mulai paham kalau sikap etnosentrisme adalah sikap yang merasa budaya sendiri paling tinggi dan meremehkan budaya lain. Awalnya, aku sering bandingin: makanan di sini nggak seenak di kampung, cara ngomong orang sini kok beda, cara mereka berpakaian pun terasa aneh buatku. Tanpa sadar, itu bentuk kecil dari etnosentrisme. Dari situ aku belajar buat pelan-pelan menahan diri, mencoba memahami dulu sebelum menghakimi. Buat aku, cara sederhana mengurangi sikap etnosentrisme adalah dengan banyak ngobrol dan mau dengar cerita orang lain. Misalnya, aku tanya kenapa mereka punya tradisi tertentu, atau kenapa cara mereka menyapa orang berbeda dengan kebiasaan di kampungku. Dari situ malah jadi seru, aku belajar hal baru dan mereka pun jadi penasaran sama budaya di tempat asalku. Merantau juga ngajarin aku kalau rindu kampung halaman itu wajar, tapi bukan berarti kita menutup diri dari lingkungan baru. Justru dengan menghargai perbedaan dan nggak merasa budaya sendiri paling benar, kita jadi lebih mudah beradaptasi. Lingkungan kerja atau kampus juga berasa lebih nyaman karena kita bisa saling menghargai. Menurut pengalamanku, sikap etnosentrisme adalah hal manusiawi, tapi kalau dibiarkan bisa bikin kita susah menerima orang lain. Sejak merantau, aku mencoba mengganti pola pikir dari "budayaku yang paling benar" jadi "budayaku berbeda, tapi bukan berarti budaya orang lain salah". Dari situ, rindu kampung halaman tetap ada, tapi hati jadi lebih lapang menerima tempat baru sebagai rumah kedua. Kalau kamu lagi merantau juga, nggak apa-apa kok tetap cinta kampung halaman. Yang penting, jangan sampai rasa cinta itu berubah jadi meremehkan budaya orang lain. Justru dengan saling berbagi cerita, kita bisa bangga sama asal kita tanpa harus menjatuhkan yang lain.

























