🍒Seri 1. Alphabets craft🍒 Cut and paste activity
Aku pernah bingung gimana cara bikin anak tertarik belajar huruf abjad kecil, sampai akhirnya coba kegiatan kreasi huruf abjad dengan gunting dan tempel. Ternyata ketika huruf-huruf itu dijadiin karakter lucu, anak jauh lebih antusias dan cepat ingat bentuk hurufnya. Biasanya aku mulai dari huruf A sampai J dulu supaya anak tidak kewalahan. Misalnya huruf "A" hijau yang digabung dengan kepala dan ekor buaya kartun, anak jadi ingat "A untuk buaya" dan bentuk hurufnya lebih nempel di otak. Huruf "B" kuning bergaris hitam seperti lebah juga jadi favorit, apalagi kalau aku ajak mereka meniru suara lebah sambil menyebutkan bunyi huruf. Untuk memudahkan, aku siapkan sketsa huruf abjad kecil sebagai template. Huruf "C" hitam dengan kepala dan ekor kucing bermata kuning, "D" kuning dengan anak ayam, dan "E" abu-abu dengan gajah kartun. Anak biasanya aku minta menelusuri (tracing) dulu huruf kecil di atas sketsa, baru kemudian menggunting dan menempel bagian kepala atau ekor hewan sesuai contoh gambar kecil hasil akhir. Huruf "F" oranye dengan rubah, "G" cokelat muda yang dikreasikan jadi gitar dengan leher gitar, fretboard, dan plektrum biru, lalu "H" cokelat yang dijadikan kuda dengan surai, semua ini bikin anak penasaran sama bentuk huruf berikutnya. Sambil mengerjakan, aku ajak mereka menyebutkan huruf kecil dan kata benda yang cocok, misalnya "g untuk gitar", "h untuk kuda" (horse kalau mau sekalian kenalan bahasa Inggris). Huruf "I" hijau berpola zigzag yang dijadikan ular kartun dan huruf "J" biru dengan kue kuning bertabur dan gelombang biru juga seru untuk dikembangkan. Kadang aku tambahkan cerita pendek: "Suatu hari, huruf i berubah jadi ular baik hati". Cerita-cerita sederhana seperti ini bantu anak mengingat sketsa huruf abjad kecil dengan lebih menyenangkan. Dari pengalamanku, beberapa tips yang membantu: 1. Cetak huruf dengan ukuran besar dulu, baru nanti naik ke ukuran lebih kecil. 2. Gunakan warna kontras dan bentuk hewan yang anak kenal, seperti buaya, lebah, kucing, anak ayam, gajah, rubah, kuda, ular. 3. Siapkan garis bantu di sekitar huruf sebagai sketsa, jadi anak tahu batas gunting dan tempelnya. 4. Setelah selesai, tempel hasil kreasi huruf abjad di dinding kamar atau kelas, supaya mereka sering melihat dan mengulang ingatan. Kalau mau variasi, kamu bisa kembangkan sendiri sketsa huruf abjad kecil lain, misalnya huruf K jadi koala, L jadi lampu, dan seterusnya. Intinya, semakin personal dan kreatif kreasi huruf abjad yang kamu buat, biasanya anak akan semakin semangat belajar dan latihan motorik halus lewat gunting dan tempel.









