RPP ini saya buat untuk persiapan Tahun Pelajaran 2026-2027. Tolong di koreksi, berikan masukan apa yg masih kurang dan perlu di tambahkan. terimakasih ☺️🙏
3/12 Diedit ke
... Baca selengkapnyaSebagai guru TK, tema keluarga anak TK selalu jadi salah satu tema favorit di awal tahun ajaran. Anak-anak usia 5–6 tahun biasanya antusias sekali bercerita tentang ayah, ibu, kakak, dan adik. Di RPP tema “Aku dan Keluargaku” ini, aku berusaha memadukan kegiatan bermain, proyek sederhana, dan deep learning supaya mereka bukan cuma tahu nama anggota keluarga, tapi juga memahami peran dan cara menyayangi keluarga.
Untuk kegiatan anak TK tema keluargaku, aku suka memulai dengan kegiatan mengenal diri. Misalnya lewat permainan cermin ajaib dan puzzle “namaku”. Anak diminta menyusun huruf namanya sendiri, lalu mengenalkan diri di depan teman. Dari sini kita bisa memasukkan indikator perkembangan anak usia 5–6 tahun kurikulum merdeka, seperti percaya diri, komunikasi lisan, dan kemandirian.
Masuk ke tema keluarga, media favoritku adalah gambar puzzle anggota keluarga. Aku pernah membuat puzzle keluargaku dari foto keluarga murid yang dicetak, dilaminating, lalu dipotong menjadi beberapa bagian. Anak-anak sangat semangat menyusun wajah keluarganya sendiri. Dari kegiatan ini, kita bisa mengembangkan kosa kata (ayah, ibu, kakak, adik, kakek, nenek), kemampuan problem solving, dan motorik halus.
Supaya lebih terstruktur, aku biasanya menyiapkan LKPD keluargaku TK yang sederhana: lembar kerja menempel gambar anggota keluarga, menggambar rumah sendiri, atau menghubungkan profesi anggota keluarga dengan alat kerjanya. LKPD ini tidak harus rumit, yang penting tetap berpusat pada bermain dan bercerita. Misalnya anak menggambar keluarga lalu diminta menceritakan siapa saja yang tinggal di rumahnya.
Di bagian analisis materi pembelajaran, aku mencoba memetakan dulu capaian dan indikator: anak mampu menyebutkan anggota keluarga, mengenal kegiatan pagi–siang–malam di rumah, serta menampilkan sikap sopan santun kepada keluarga. Dari situ baru aku turunkan ke tujuan pembelajaran per pertemuan dan contoh praktik pedagogis yang konkrit, seperti area bermain peran, pojok baca dengan buku besar bertema keluarga, dan diorama rumah keluarga.
Untuk mengenal rasa untuk anak TK, aku suka menyisipkan aktivitas refleksi sederhana: setelah bermain drama keluarga sayang atau teater boneka keluarga, anak diajak menyebutkan perasaannya: senang, sedih, marah, bangga, dll. Guru bisa memberi contoh kalimat, misalnya “Aku senang kalau Ibu memelukku” atau “Aku sedih kalau bertengkar dengan kakak”. Ini membantu mereka mengenali dan menamai emosi, salah satu aspek penting di usia 5–6 tahun.
Pemanfaatan lagu juga penting. Selain lagu-lagu tema keluarga, aku kadang memasukkan lagu “terima kasih kakak” atau lagu sederhana lainnya untuk menekankan sikap saling menghargai dalam keluarga. Anak diajak gerak dan lagu sambil menyebutkan hal-hal yang mereka syukuri dari keluarganya.
Sebagai penutup, asesmen sumatif aku buat dalam bentuk ceklis ketercapaian tujuan pembelajaran. Bukan untuk menilai angka, tapi untuk memotret sejauh mana anak mengenal keluarganya, mampu bercerita, dan menunjukkan sikap sayang pada keluarga. Menurutku, kunci RPP tema keluargaku TK B adalah keseimbangan antara struktur (analisis materi, indikator, tujuan) dan fleksibilitas bermain yang menyenangkan bagi anak.