"Manis, gurih, dan legit! Simak resep awug-awug tepung ketan anti gagal yang satu ini. Jajanan tradisional ini cara membuatnya sangat mudah dan cepat!"
... Baca selengkapnyaAwug-awug tepung ketan atau awuk2 itu termasuk jajanan tradisional yang menurut aku nggak pernah membosankan. Teksturnya lembut tapi sedikit kenyal, rasanya manis gurih, dan aromanya wangi pandan. Kue awug tepung ketan yang aku bikin biasanya berwarna merah muda dan putih, disusun berlapis lalu dipotong kotak-kotak. Kadang aku sajikan di piring cantik dengan alas renda putih supaya lebih estetik kalau difoto.
Buat yang baru pertama kali coba, kunci awug ketan anti gagal itu ada di kualitas tepung ketan dan cara mengukusnya. Aku pakai tepung ketan yang teksturnya halus, terus diayak dulu supaya nggak ada gumpalan. Setelah itu dicampur dengan parutan kelapa muda, gula (bisa gula pasir atau gula merah sesuai selera), sedikit garam, dan larutan pandan untuk wangi alami. Kalau mau warna merah muda, tinggal tambah sedikit pewarna makanan merah yang aman.
Cara bikin awug ketan juga nggak serumit yang dibayangkan. Loyang atau cetakan dilapisi daun pisang yang sudah dioles minyak tipis, lalu adonan tepung ketan ditata berlapis: misalnya lapisan putih dulu, lalu lapisan merah muda. Setiap lapisan dipadatkan sedikit dengan sendok supaya ketika matang nggak mudah hancur. Setelah itu dikukus di kukusan yang sudah panas, jangan lupa tutup kukusan dibungkus kain bersih supaya uap air nggak menetes ke kue.
Untuk waktu mengukus, biasanya sekitar 30–45 menit tergantung ketebalan adonan. Aku sering cek dengan tusuk gigi, kalau sudah nggak ada adonan yang menempel berarti awug ketan sudah matang. Setelah dingin baru dipotong-potong. Kalau mau dijual atau dibawa bepergian, kue awug tepung ketan ini bisa dikemas satuan dalam mika kecil, kelihatan rapi dan menarik. Di fotoku ada versi potongan individual dan dalam kemasan, cocok banget buat ide jualan rumahan.
Menurutku, awug ketan ini cocok dijadikan sajian saat Ramadhan, baik untuk takjil buka puasa atau camilan setelah tarawih. Rasanya ringan tapi mengenyangkan, dan banyak yang suka karena nostalgia jajanan masa kecil. Kamu juga bisa kreasikan topping, misalnya ditambah taburan kelapa parut kukus yang sudah diberi sedikit garam di atasnya supaya makin gurih.
Kalau kamu tinggal di daerah seperti Kabupaten Bekasi atau kota lain yang masih punya banyak penjual jajanan tradisional, coba deh bandingkan hasil awuk2 buatan sendiri dengan yang dibeli. Dari situ aku belajar soal tingkat manis, kelegitan, dan ketebalan lapisan yang pas. Lama-lama jadi tahu racikan yang sesuai selera keluarga. Jadi, jangan ragu eksperimen dengan resep awug-awug tepung ketan ini, karena bahan dan caranya simple, tapi hasilnya bisa secantik kue awuk2 sengkulun merah putih yang sering muncul di foto-foto makanan tradisional.