Intervensi TUHAN | Ps.Ruth Julia
Saya pernah merasakan sendiri betapa rapuhnya segala hal yang kita pegang dalam kehidupan ini, seperti pekerjaan, hubungan, dan kesehatan. Ada masa ketika semuanya terasa tidak pasti dan mudah terguncang, membuat saya merasa kehilangan pijakan. Namun, setelah mulai belajar dan memahami konsep intervensi Tuhan seperti yang disampaikan oleh Ps. Ruth Julia, saya merasakan kekuatan baru yang mampu menenangkan hati dan memberi keyakinan dalam menghadapi segala hal. Seperti dalam pandangan Ps. Ruth Julia, bumi dan segala isinya merupakan kerajaan yang bisa terguncang. Apa yang kita miliki hanyalah titipan yang sifatnya tidak kekal dan mudah berubah. Maka, penting bagi kita untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan dan pengetahuan sendiri yang terkadang sudah usang, tetapi juga membutuhkan campur tangan ilahi. Saya pribadi mulai belajar untuk melepaskan rasa takut dan cemas dengan memperkuat hubungan spiritual dan menempatkan Tuhan sebagai sandaran utama. Dalam pengalaman saya, berjalan bersama Tuhan bukan berarti hidup akan bebas masalah, melainkan kita mendapatkan keteguhan dan ketenangan hati di tengah badai kehidupan. Seperti yang juga diilustrasikan, ketika menghadapi badai hebat, orang-orang cenderung memegang apa yang rapuh sehingga jatuh. Tapi jika kita memegang yang tidak goyah yaitu Tuhan, kita bisa tetap teguh. Ini memberi saya pengharapan dan motivasi untuk terus memperbaiki diri dan memperdalam iman. Saya juga ingin menekankan pentingnya kesiapsiagaan spiritual melalui doa, meditasi, dan refleksi diri. Ketika kita percaya adanya intervensi Tuhan dalam hidup, kita menjadi lebih sadar akan keterbatasan diri dan lebih terbuka untuk menerima pertolongan dari-Nya. Hal ini membuat saya merasa lebih ringan menghadapi situasi sulit dan lebih percaya bahwa segala sesuatu akan berjalan menurut rencana yang terbaik. Jadi, tidak ada salahnya bagi kita untuk mengundang intervensi Tuhan dalam setiap aspek kehidupan, terutama ketika segala sesuatu terlihat goyah dan tidak menentu. Dengan demikian, kita bisa memegang sesuatu yang kokoh dan abadi meskipun dunia di sekitar kita penuh ketidakpastian.























