Emak2 nongkrong dan berdandan centil itu cringe?

3/31 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang juga sering melihat fenomena emak-emak nongkrong dan berdandan centil, saya percaya stigma “cringe” terhadap mereka seharusnya mulai dihapuskan. Banyak orang menganggap bahwa ketika seorang ibu mulai berdandan seperti anak muda atau nongkrong dengan gaya yang modis, hal itu terlihat aneh atau berlebihan. Namun, sebenarnya, ini adalah bentuk ekspresi diri dan cara mencari keseimbangan antara tanggung jawab sebagai ibu dan kebutuhan pribadi untuk berekreasi dan tampil menarik. Saya pernah menyaksikan sendiri bagaimana kelompok ibu-ibu ini menggunakan konsep dress code saat berkumpul, seperti memakai warna senada agar terlihat kompak saat difoto. Mereka bukan hanya sekedar nongkrong, tapi juga membangun kebersamaan dan menguatkan tali persahabatan di tengah kesibukan mengurus keluarga. Hal ini sangat positif dan bahkan pantas mendapat apresiasi. Selain itu, dengan berdandan cantik dan centil, emak-emak ini menunjukkan bahwa usia bukanlah halangan untuk tetap merasa percaya diri dan tetap menikmati hidup. Mereka membuktikan bahwa menjadi ibu tidak berarti harus mengekang gaya pribadi atau mengorbankan kesempatan bersosialisasi. Justru, mereka ingin tetap tampil menarik sama seperti generasi muda, dan ini sebenarnya sangat sehat secara mental. Jika kita menilik perspektif ini, merasa cringe dengan ibu-ibu yang nongkrong dan berdandan centil justru mencerminkan ketidaksiapan kita menerima perubahan gaya hidup dan peran modern seorang ibu. Mari hargai usaha mereka untuk tetap bergaya dan bergaul dengan cara yang positif. Setiap orang berhak untuk mengekspresikan dirinya, dan hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus dipandang sebelah mata.