Italian Ricotta Cheesecake 💗✨
Hellooowww bestie..🍋💛
It's been a while since my last post on Lemonade.
Sebenernya aku ada banyak banget yang mau dishare ya. Mulai dari dessert, bread, cookies sampai ke menu harian keluarga. Tapi akhir-akhir ini rasanya susah banget buat naikin konten, ada aja kepentok sama hal lainnya. Mohon maklum yaa.. Tapi untuk ke depannya I'll try to at least twice a week to share things, sharing and learning together.
Edisi kali ini.....aku baru spill sedikit soal salah satu cheesecake favorit ku. Pertama kali bikin sesuatu yang baru dan langsung jadi itu senang nyaaaaa minta ampun. Di tengah booming nya burnt cheesecake, tetap best menurut ku yang fresh, fruity cheesecake. Dan yang special nya ini pakai ricotta, leeeeeembut banget.
(Next aku share resepnya yaaaaaaa...)
So stay tuned 😁🍋💛
Waktu pertama kali dengar ricotta cheese, aku juga sempat bingung: ricotta cheese adalah keju apa sih? Ternyata ricotta itu keju segar asal Italia yang teksturnya lembut, agak berpasir halus, dan rasanya mild, nggak sekuat cream cheese atau keju tua. Buatku, rasa ricotta cheese itu creamy, sedikit manis alami dari susu, dan ada hint asam yang light banget. Ricotta cheese untuk apa aja? Paling umum dipakai buat dessert dan pasta. Di dessert, ricotta sering jadi isian cannoli, tiramisu versi ringan, sampai ricotta cheesecake. Nah, ricotta cheese cheesecake ini beda sama New York cheesecake yang berat dan padat. Versi ricotta biasanya lebih ringan, airy, dan nggak bikin eneg. Kalau kamu kurang suka cheesecake yang “berat”, ricotta cheesecake bisa jadi pilihan. Selain dessert, keju ricotta untuk apa lagi? Aku suka pakai untuk: - Campuran lasagna, ganti atau campur dengan keju lain. - Olesan roti panggang, ditambah madu atau buah segar. - Campuran pancake atau waffle biar teksturnya lebih moist. Soal ricotta cheese harga, di Indonesia memang agak lebih mahal dibanding keju cheddar biasa, tapi masih terjangkau kalau untuk sesekali bikin menu spesial. Biasanya aku cari di supermarket besar atau toko bahan kue impor. Kadang ada yang jual dengan label "ricotta" atau "Italian ricotta". Tipsku, beli ukuran kecil dulu buat coba, jangan langsung banyak kalau belum tahu cocok atau nggak sama rasanya. Kalau kamu penasaran sama menu cheesecake berbahan ricotta, bisa mulai dari resep basic ricotta cheesecake: base biskuit (misalnya Marie Regal atau digestive), lalu filling campuran ricotta, gula, telur, sedikit lemon zest, dan vanilla. Hasilnya cheesecake ricotta yang lembut banget, ringan, dan ada aroma lemon fresh yang enak. Menurutku, ini dessert yang pas kalau kamu mau sesuatu yang manis tapi nggak bikin mual. Ricotta cheese dessert recipes lainnya yang pengin banget aku coba adalah ricotta cake recipe simpel: adonan mirip butter cake tapi ditambah ricotta di dalamnya, jadi teksturnya moist dan rich. Next time kalau aku sempat eksekusi di "Mary's Kitchen" versiku sendiri, aku bakal share step by step plus tips biar ricotta cheesecake kamu nggak retak dan matang merata. Intinya, kalau kamu masih bertanya-tanya "ricotta adalah apa" dan "ricotta cheese untuk apa", jawabannya: ini keju serbaguna yang bisa bikin dessert dan hidangan harian terasa lebih spesial. Cobain dulu di cheesecake kecil, siapa tahu jadi keju favorit barumu juga.











































