rating setting spray viral (combi to oily skin)
Sebagai pemilik kulit kombinasi cenderung berminyak, aku lumayan picky soal setting spray. Biarpun banyak yang viral, nggak semuanya cocok di T-zone yang gampang kilap tapi bagian pipi kadang malah kering. Makanya aku mulai perhatiin betul-betul perbedaan jenis setting spray, terutama yang botol hitam, botol pink, dan botol hijau yang sering banget seliweran di FYP. Pertama soal tekstur dan rasa di kulit. Setting spray botol pink yang klaimnya matte dan kontrol minyak 24 jam biasanya punya finish yang lebih powdery. Buat aku pribadi, ini enak banget dipakai kalau mau kondangan atau acara outdoor yang panas. T-zone jadi jauh lebih terkontrol, tapi aku harus pastikan base makeup-nya cukup melembapkan di area pipi supaya nggak kelihatan patchy. Tipsku: semprotkan agak jauh, jangan terlalu fokus di pipi supaya nggak makin kering. Setting spray botol hitam lebih aku suka kalau lagi pengin hasil flawless yang kelihatan skin-like, bukan yang super matte. Biasanya jenis ini kasih efek nyatuin semua layer makeup: foundation, concealer, blush bronzer jadi lebih halus dan nggak kelihatan bedakannya numpuk. Di kulit kombinasi, aku ngerasa dia lebih aman dipakai sehari-hari karena nggak terlalu keringin, tapi tetap bantu makeup tahan lama. Kalau kulitmu sensitif, cek dulu apakah dia ada alkoholnya atau tidak, karena beberapa setting spray viral memang masih pakai alkohol untuk bantu kontrol minyak. Nah, yang botol hijau dengan klaim tahan lama 18 jam menurutku cocok buat kamu yang sering beraktivitas seharian, misalnya ngantor pagi sampai malam atau kuliah lalu lanjut nongkrong. Finish-nya biasanya di tengah-tengah, nggak terlalu matte tapi juga bukan dewy yang bikin kelihatan berminyak. Biasanya aku pakai trik "sandwich": setting spray – foundation – bedak – setting spray lagi. Cara ini bikin makeup jauh lebih awet di kulit kombinasi to oily. Kalau kamu punya kulit sensitif, jangan cuma lihat setting spray viral atau packaging lucu kayak botol pink atau tutup pink aja. Biasakan baca ingredients. Cari yang bebas fragrance kuat, bebas alkohol tinggi, dan ada kandungan soothing seperti aloe vera, chamomile, atau centella. Cobain dulu di bagian rahang atau belakang telinga sebelum semprot ke seluruh wajah. Untuk pemilihan jenis setting spray, kurang lebih bisa dibagi: yang mattifying buat oily skin dan T-zone parah, yang hydrating buat area kering atau kombinasi yang cenderung dehidrasi, dan yang long-lasting/locking buat kamu yang butuh ketahanan ekstra. Kamu bisa mix and match, misalnya: pakai setting spray matte di T-zone, lalu setting spray yang lebih hydrating di pipi. Buat yang suka tampilan makeup flawless tapi tetap tahan lama, aku juga suka pakai setting spray bukan cuma di akhir, tapi juga sebelum bedakan. Setelah foundation, semprot tipis setting spray, tunggu sampai setengah kering, baru set dengan bedak. Efeknya, pori-pori kelihatan lebih blur dan minyak lebih terkontrol tanpa kelihatan terlalu kering. Intinya, saat pilih setting spray untuk kulit kombinasi sampai oily, jangan hanya ikut-ikutan tren setting spray viral. Sesuaikan sama kebutuhan: apakah kamu butuh kontrol minyak maksimal, hasil matte, atau yang penting makeup nggak gampang geser. Perhatiin juga warna botol dan klaim: botol hitam biasanya ke arah flawless finish, botol pink fokus ke matte dan oil control 24 jam, sedangkan botol hijau ke ketahanan 18 jam yang seimbang. Dari situ, kamu bisa lebih gampang menentukan mana yang paling cocok buat kondisi kulit kamu sendiri.


🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩