Gus Baha
Dalam kehidupan sehari-hari, saya telah mencoba untuk mengamalkan anjuran yang disampaikan oleh Gus Baha yaitu membaca doa pagi “رضيت بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمد نبيا ورسولا” yang berarti saya ridho kepada Allah sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai rasulku. Dengan rutin mengucapkan doa ini, saya merasakan ketenangan batin yang luar biasa dan jiwa menjadi lebih rileks menghadapi berbagai ujian kehidupan. Salah satu poin penting yang diajarkan adalah memperbarui perjanjian dengan Allah setiap hari. Ini bukan sekadar bacaan doa, melainkan cara untuk mengingatkan diri agar selalu berserah dan ridho atas ketentuan Allah. Ketika kita merasa puas bahwa Allah adalah Tuhan yang mengatur segala sesuatu, kita lebih mudah menerima rezeki apa pun yang diberikan, baik atau buruk. Menurut Gus Baha, kebiasaan ini membuat kita terbiasa menerima apa yang sudah ditakdirkan tanpa banyak keluh kesah. Pengalaman saya pribadi, ketika menghadiri kondisi sulit atau ketika beribadah sujud, saya mencoba membayangkan bahwa saat itu adalah kenangan terbaik kita di akhirat sebagaimana nasihat Gus Baha. Hal ini memberi saya motivasi untuk khusyuk dan menikmati tiap detik ibadah, bukan sekadar rutinitas tanpa makna. Jadi, doa dan ridho ini bukan hanya untuk kehidupan dunia, tetapi sangat berpengaruh untuk bekal kita setelah meninggal nanti. Saya juga merasa bahwa dengan rutin membaca doa ini di pagi hari, dapat memperkuat iman dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan Allah. Ini membantu saya untuk tidak tergoda melakukan perbuatan yang bisa merusak spiritualitas saya. Pesan Gus Baha mengajarkan kita supaya jangan takut mati, tapi takut mengalami kematian dalam keadaan su’ul khotimah — yaitu meninggal dalam keadaan yang buruk. Maka, memperbanyak doa dan ridho harian adalah salah satu cara efektif untuk menghindari kondisi tersebut. Kesimpulannya, mengikuti ajaran Gus Baha tentang doa pagi dan sikap ridho kepada Allah sangat bermanfaat dalam menjaga ketenangan jiwa dan mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan hati yang tenang dan penuh ikhlas. Mengamalkan kebiasaan ini dapat menjadi jalan hidup yang membawa keberkahan dan ketenteraman dalam setiap langkah kita sehari-hari.




















