terus ini yang di salahin siapa?
banyak banget laki laki yang bilang bahwa adanya pemerkaosan itu salahnya perempuan. pemerkaosan itu akibat dr cara berpakaian yang mengundang.
ini anak anak loh.. apakah salah si anak karna berpakaian minim? atau karna anak anak gampang di rayu?
bukan permasalahan pakaian sekarang.
.
.
masalahnya memang ada di otak oknum oknum cab*l begini..
anak anak jadi korban!
bahkan ada yg sama binatang sprti ayam, kambing dll
apakah karna ayam dan kambing tidak pakai baju maka mereka terundang?
itu kelainan! tapi di dunia ini banyak hanya karna gender, mereka bebas. contohnya laki laki yg mencabuli. mereka terbebas karna mereka laki laki.
.
.
tapi kalau sudh masuk sel, berterimakasih kepada tahanan tahanan di sana. karna mereka mengadili oknum dengan kasus seperti ini dengan seadil adilnya drpada polisi atau pengadilan ❤️
#ApaKabarDunia #SharingIsCaring #DiskusiYuk #MasalahSaatIni Lemon8Students Lemon8Tech Lemon8Cantik Lemon8IRT Lemon8IDconfess Lemon8_MY Lemoners ID🍋 Lemon8_ID Lemon8 Bahas Uang
Kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual terus menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Banyak yang mengalihkan tanggung jawab kepada perempuan dengan beralasan cara berpakaian. Namun, ini adalah pandangan yang sempit dan berbahaya. Pemerkosaan adalah tindakan kriminal yang sepenuhnya salah pelaku, bukan korban. Pada kenyataannya, pelaku menggunakan berbagai alasan untuk membenarkan tindakan mereka, padahal otak mereka yang berfungsi abnormal yang menyebabkan tindakan tersebut. Dalam beberapa kasus, anak-anak menjadi korban ketidakadilan ini. Mereka tidak seharusnya menjadi sasaran tindakan cabul karena pakaian mereka atau karena sifat mereka yang mudah dipengaruhi. Menggunakan hewan sebagai analogi sekaligus menunjukkan absurdnya argumen tersebut, seperti mengatakan bahwa ayam dan kambing tidak berpakaian dan oleh karena itu mereka terprovokasi. Ini adalah kelainan yang tidak dapat diterima dalam masyarakat yang beradab. Dengan memperkuat pendidikan tentang kesadaran seksual dan empati, kita dapat membantu mengubah paradigma yang ada. Penting untuk menjelaskan bahwa pelaku tidak terlepas dari tanggung jawab. Sementara banyak diskusi mungkin berfokus pada hukuman bagi pelaku, masyarakat juga harus fokus pada rehabilitasi dan pencegahan. Kita harus bersama-sama mendidik generasi mendatang agar perspektif tentang gender dan seksualitas menjadi lebih positif dan bertanggung jawab. Jadi, marilah kita bersama-sama mendalami isu-isu sosial ini dan mempromosikan perubahan yang berarti, demi masa depan yang lebih aman untuk semua.







intinya yah mau bgmna pun itu tetep salah pelaku, udah banyak kok korban yang emang bener2 nurup aurat, atau barangnya gak keliatan (untuk kasus pencurian), pembunuhan aja kadang tuh korban nya gak kenal pelaku, yah semua ini emang sipelaku otak nya udah rusak, gak hadir pas pembagian otak, akhlak, dan semua yg org