Ida Laila
versi sholawat alyashum
Lagu Ida Laila dalam versi sholawat Alyashum bukan hanya sebuah persembahan musik religius, tetapi juga contoh inovasi dalam seni tabuhan hadroh. Kreasi ini menampilkan tabuhan yang kompleks dan penuh kreativitas, seperti yang terlihat dalam frase "keretif itu perlu" dan ritme "mengobok ngobok tabuhan" yang memberikan warna baru pada musik sholawat tradisional. Sholawat ini kerap dimainkan oleh tim hadroh yang ingin menghidupkan kembali semangat spiritual sekaligus estetika musikal. Versi April Indu Liar tersebut menunjukkan betapa fleksibelnya musik hadroh dalam beradaptasi dengan gaya baru tanpa menghilangkan esensi ibadah yang terkandung. Dengan menggunakan tabuhan dengan tempo 700 FAL, lagu ini memberi sensasi berbeda yang membuat pendengarnya tidak hanya terfokus pada lirik, tapi juga merasakan getaran ritmis yang membawa pada kedalaman spiritual. Bagi pecinta musik sholawat dan tradisi hadroh, lagu ini memberikan contoh menarik dalam menggabungkan unsur tradisional dan kontemporer. Pendekatan ini membuka ruang bagi musisi muda untuk bereksperimen dan mengekspresikan karya mereka dengan cara yang lebih segar dan dinamis, sembari terus menghormati nilai-nilai agama. Mendengarkan versi sholawat Alyashum dari Ida Laila juga bisa menjadi inspirasi bagi komunitas musik sholawat dan hadroh lainnya untuk berani menggali kreativitas dalam batas-batas keharmonisan dan spiritualitas. Ini merupakan bukti nyata bahwa musik religi bisa terus berkembang dan diterima oleh berbagai generasi tanpa kehilangan makna dasarnya.