... Baca selengkapnyaSetiap kali lewat Tuban, aku hampir selalu menyempatkan diri untuk mampir ke Masjid Agung Tuban, apalagi kalau malam hari. Dari jauh sudah kelihatan kubah dan menaranya yang terang benderang, lampu-lampunya bikin suasana adem dan megah. Rasanya sayang banget kalau sudah sampai kota ini tapi nggak sekadar berhenti buat rehat dan sholat di sini.
Lokasinya strategis banget, berada di area alun-alun Tuban, jadi gampang ditemukan meskipun baru pertama kali datang. Aku biasanya cukup ketik “masjid agung tuban” atau “masjid tuban” di Maps, langsung muncul dan jalurnya juga jelas. Buat yang sering cari “masjid besar terdekat dari lokasi saya” pas lagi perjalanan jauh, Masjid Agung Tuban ini bisa jadi salah satu tempat singgah favorit kalau kamu melintas jalur Pantura.
Yang aku suka, malam hari di sini suasananya hidup tapi tetap terasa tenang. Masjid Agung Tuban malam hari kelihatan sangat fotogenik, cocok banget buat kamu yang suka foto arsitektur atau cari wallpaper masjid malam hari buat di HP. Kubah dan menaranya yang bercahaya, ditambah detail arsitektur yang indah, bikin setiap sudutnya enak diabadikan. Tinggal cari angle yang pas, foto sedikit dari bawah untuk menangkap menara dan langit malam, hasilnya sudah mirip wallpaper profesional.
Di area sekitar masjid, ada alun-alun Tuban malam hari yang juga seru buat dikunjungi. Rumput sintetis hijau yang luas bikin kita betah duduk-duduk santai setelah sholat. Di salah satu kunjungan, aku sempat duduk di atas rumput sintetis sambil lepas alas kaki, ngobrol ringan dan menikmati udara malam. Banyak keluarga dan anak muda yang juga nongkrong di sini, tapi tetap terasa cukup nyaman dan aman.
Buat hijabers seperti aku, suasana di sekitar masjid dan alun-alun juga terasa ramah. Waktu itu aku pakai hijab krem dan kemeja putih, sempat selfie dengan latar belakang rumput hijau alun-alun, hasil fotonya kelihatan bersih dan cerah. Tempatnya menurutku cocok untuk kamu yang cari ruang aman untuk sekadar foto, jalan pelan-pelan, atau me time sambil lihat keramaian dari kejauhan.
Kalau kamu berencana mampir, coba datang sedikit sebelum waktu sholat supaya bisa merasakan suasana di dalam masjid dan di area luar. Setelah sholat, bisa lanjut foto-foto Masjid Agung Tuban malam hari, kemudian jalan kaki sedikit ke area alun-alun untuk duduk santai. Buat yang sedang perjalanan jauh, ini kombinasi pas: bisa isi ulang energi secara fisik dan batin, sekaligus punya stok foto cantik bertema masjid dan alun-alun malam hari.
Menurutku, Masjid Agung Tuban bukan cuma sekadar tempat ibadah, tapi juga spot singgah yang worth it buat dikunjungi. Kalau suatu saat kamu lagi di jalur Pantura atau berwisata ke Tuban, coba deh sempatkan mampir sebentar. Siapa tahu, nanti kamu juga punya foto favorit versi kamu sendiri yang bisa dijadikan wallpaper masjid malam hari di HP atau laptop.