Decode your emotion✨
Pasti ada kan hari-hari dimana kita ngerasa super sensitif? ternyata itu sangat bergantung sama hormon dan fase siklus kita loh!
coba deh kamu simak, supaya kamu ga bingung dan bertanya "kok hari ini kaya bete banget ya? kenapa ya?"
#selfdevelopment #CurcolanWanita #CeweBanget #Lemon8 #LoveYourself
Dalam keseharian, saya sering merasakan perubahan emosi yang tiba-tiba, terutama di sekitar fase siklus bulanan. Setelah mulai mencatat dan mengenali pola ini, saya sadari bahwa sensitivitas terhadap kritik meningkat pada masa PMS, sementara saat ovulasi, saya cenderung membandingkan diri dengan orang lain lebih sering. Mengapa hal ini penting? Karena menyadari pola emosional ini membantu saya untuk tidak terlalu keras pada diri sendiri dan mengantisipasi hari-hari yang rawan mood negatif. Beberapa strategi yang saya coba dan terbukti efektif adalah membuat rencana tindakan pribadi untuk mengelola 'trigger' emosional, seperti meminta lebih banyak waktu istirahat, mengomunikasikan perasaan dengan orang terdekat, dan menerapkan self-care ekstra, misalnya tidur yang cukup dan konsumsi makanan pendukung mood. Selain itu, mengenali fluktuasi hormon seperti penurunan estrogen yang dapat meningkatkan rasa sensitif terhadap penolakan, atau lonjakan kortisol yang membuat segalanya terasa lebih berat, membantu saya untuk lebih bijak dalam menghadapi emosi sulit. Dengan memahami 'emotional triggers' ini, saya merasa memiliki emotional intelligence yang lebih matang dan bisa mengelola stres lebih baik. Kalau kamu juga merasa sering bingung dengan perubahan emosi yang tidak terduga, coba mulai mencatat kapan kamu merasa paling sensitif dan lihat hubungannya dengan siklus hormonmu. Pengetahuan ini dapat menjadi alat yang powerful untuk kamu mencintai diri sendiri lebih dalam dan menjalani hari dengan hati yang lebih tenang dan penuh pengertian.



