... Baca selengkapnyaAku dulu cuma tahu jenang warna-warni dari acara hajatan atau selametan, tapi lama-lama penasaran pengen coba bikin sendiri di rumah. Ternyata bikin jenang pelangi itu nggak sesulit yang dibayangkan, asal sabar dan rajin ngaduk. Jenang ini mirip-mirip jenang sapar, jenang kudus, atau bubur sengkolo yang sering dipakai untuk acara tradisi Jawa.
Biasanya aku pakai bahan dasar tepung beras, tepung ketan, santan, gula pasir atau gula merah, plus pewarna makanan. Untuk yang pengen lebih natural, warna merah muda bisa dari jus buah naga, ungu dari ubi ungu, dan kuning dari kunyit atau labu. Adonan dibikin terpisah per warna, supaya hasilnya benar-benar jenang panca warna yang cakep.
Cara bikin jenang santan versi aku: pertama didihkan santan yang sudah diberi sedikit garam, lalu pelan-pelan masukkan adonan tepung yang sudah dicampur air. Kuncinya, jangan berhenti mengaduk biar santan nggak pecah dan jenang nggak menggumpal. Kalau mau model jenang grendul atau candil warna-warni, adonan dibentuk bulat-bulat kecil dulu, baru direbus sampai mengapung.
Untuk rasa, jenang murni dengan gula pasir rasanya lebih lembut, sementara kalau pakai gula merah jadi lebih wangi dan khas seperti jenang dodol warna-warni di pasar tradisional. Aku suka gabung dua-duanya, separuh pakai gula merah, separuh pakai gula pasir, jadi satu mangkuk terasa ada beberapa karakter rasa.
Biasanya aku sajikan semangkuk jenang warna-warni dalam kuah santan putih, mirip jenang pelangi yang sering muncul di postingan kuliner Jogja. Kalau lagi pengen ala jenang kudus warna warni, jenang bisa ditata rapi per warna, bukan dicampur, jadi kelihatan lebih berlapis dan cantik.
Tips dari pengalaman pribadi: pakai api kecil saja, sabar ngaduk, dan jangan kebanyakan pewarna biar tetap aman dimakan anak-anak. Jenang ini enak dimakan hangat, tapi kalau dibiarkan dingin teksturnya makin padat dan legit, mirip dodol. Cocok buat teman teh hangat atau jadi menu takjil saat puasa.
Kalau kamu suka eksplor jajanan tradisional, cobain variasi: bubur warna-warni dengan tambahan ketan hitam, atau bubur sengkolo warna-warni untuk acara syukuran keluarga. Dari satu resep dasar jenang, kamu bisa bikin banyak versi yang tetap mempertahankan cita rasa klasik tapi tampilannya lebih kekinian dan fotogenik.