Donat toping
Aku mau share lebih lengkap soal donat topping keju, karena waktu awal belajar bikin donat, hasilnya sering bantet atau cepat keras. Setelah beberapa kali coba, akhirnya nemu cara yang pas dan topping kejunya juga makin enak. Pertama dari pilihan tepung. Aku biasanya pakai tepung terigu protein tinggi supaya tekstur donat lebih chewy tapi tetap empuk. Kalau hanya ada tepung serbaguna juga bisa, tapi campur sedikit susu bubuk biar rasanya lebih gurih dan wangi. Ragi juga penting banget, pastikan masih aktif. Aku suka aktifkan dulu ragi dengan air hangat dan sedikit gula, tunggu sampai berbusa baru dicampur ke adonan. Untuk adonan donat, jangan langsung tuang semua air atau susu cair. Masukkan sedikit demi sedikit sambil diulen sampai kalis. Tanda adonan sudah oke itu kalau elastis, halus, dan tidak terlalu lengket di tangan. Biasanya aku uleni sekitar 10–15 menit manual. Kalau pakai mixer, bisa lebih cepat. Setelah itu, tutup adonan dan diamkan sampai mengembang dua kali lipat, kurang lebih 45–60 menit tergantung suhu ruangan. Setelah mengembang, kempiskan adonan pelan-pelan lalu bentuk bulat. Bisa pakai cetakan donat atau dibulatkan lalu dilubangi tengahnya pakai jari. Usahakan ukurannya mirip-mirip supaya matangnya rata. Diamkan lagi sebentar sekitar 15–20 menit sebelum digoreng supaya hasil donat lebih ringan dan mengembang cantik. Saat menggoreng donat topping keju, aku pakai minyak yang sudah panas tapi apinya kecil-sedang. Kalau api terlalu besar, luar cepat cokelat tapi dalamnya masih mentah. Jangan terlalu sering dibolak-balik, cukup sekali atau dua kali sampai warnanya kuning kecokelatan. Setelah diangkat, tiriskan di tisu dapur supaya minyak berlebih terserap. Untuk topping keju, biasanya aku pakai kombinasi margarin atau butter, susu kental manis, dan parutan keju. Donat yang masih hangat aku oles dulu dengan margarin tipis-tipis, lalu celup atau taburi dengan gula halus, baru di atasnya aku kasih susu kental manis dan keju parut yang banyak. Kalau mau lebih creamy, susu kental manis bisa dicampur sedikit susu cair dan krim keju. Supaya donat topping keju tetap enak meski disimpan, aku tunggu sampai donat benar-benar dingin dulu baru dimasukkan ke kotak. Kalau mau buat jualan, biasanya topping keju aku kasih menjelang donatnya mau dijual, jadi tampilannya tetap segar dan kejunya tidak cepat kering. Dengan cara ini, donat topping keju buatan rumah bisa lembut lebih lama dan rasanya tidak kalah sama yang dijual di toko.





















































