after
anak petani sukses💪🌽
Dulu waktu masih sering bantu orang tua di sawah, aku sering dengar lagu atau nonton video bahasa Inggris tapi nggak paham sama sekali apa itu "after". Yang aku tahu cuma artinya "setelah". Tapi ternyata, makna dan penggunaan kata after itu lumayan luas dan penting banget kalau mau jago bahasa Inggris. Secara sederhana, after adalah preposition (kata depan), conjunction (kata penghubung), dan adverb (kata keterangan) yang biasanya dipakai buat nunjukin sesuatu yang terjadi SESUDAH hal lain. Misalnya: - After school, I help my parents in the field. - After lunch, we go to the corn farm. Waktu aku mulai serius belajar, aku sering tulis kalimat sendiri pakai after biar hafal. Contohnya: - After waking up, I water the plants. - I usually study English after dinner. Selain di depan kalimat, after juga bisa di tengah kalimat: - I help in the farm after I finish my homework. - We rest after working too much in the field. Di sini aku juga sempat nemu frase "too much" yang sering bareng-bareng sama after dalam kalimat, misalnya: - After studying too much, I need a break. - Don’t work too much after dark. Biar makin kebayang, ini beberapa pola kalimat yang sering aku pakai: 1. After + V-ing (verb -ing) - After waking up, I feed the chickens. - After finishing my tasks, I scroll sosmed. 2. After + noun - After school, I go straight to the farm. - After dinner, we usually talk with family. 3. After + subject + verb - After I finish my work, I play games. - After we harvest the corn, we celebrate. Tip belajarku: kalau lagi bingung, aku selalu terjemahin ke bahasa Indonesia dulu. Kalau di Indonesia kita pakai "setelah", besar kemungkinan di Inggris pakai after. Tapi tentu tetap harus lihat konteks. Makin sering dipakai di kalimat sehari-hari, makin nempel di kepala. Buat kamu yang juga lagi belajar, coba tulis 3–5 kalimat tentang kegiatanmu dari pagi sampai malam pakai after. Misalnya after bangun tidur, after makan, after sekolah, dan lain-lain. Cara sederhana seperti ini yang pelan-pelan bantu aku, anak petani yang dulunya nggak paham Inggris sama sekali, jadi lebih percaya diri pakai bahasa Inggris dalam keseharian.





