Anak petani sukses
Apa itu gengsi
Nguli yo ok, dolan yo dolan,
Nag sawah yo ok, aku ngono wong loss
Nek di ece yo gur tak pisui
Sebagai seseorang yang tumbuh di lingkungan pertanian, saya memahami betul bagaimana stigma terhadap pekerjaan keras di sawah kadang dianggap rendah oleh sebagian orang. Namun, pengalaman itu justru memberi pelajaran berharga tentang arti gengsi sejati—bukan untuk pamer, tetapi kebanggaan dari hasil kerja yang jujur dan penuh ketulusan. Saya sering mendengar ungkapan seperti "Nguli yo ok, dolan yo dolan" yang berarti bekerja keras itu penting, tapi menikmati hidup juga harus seimbang. Di sawah, kita belajar disiplin, ketekunan, dan bagaimana menghargai hasil jerih payah sendiri. Pekerjaan ini mungkin tidak glamor, tetapi memberikan kepuasan yang tidak ternilai. Selain itu, ungkapan "aku ngono wong loss" mengajarkan kita untuk tidak malu dengan status sosial atau pekerjaan yang dianggap rendah oleh masyarakat. Sebaliknya, kita harus bangga dengan apa yang kita lakukan dan terus maju tanpa harus merasa minder. Saya percaya, kesuksesan anak petani bukan hanya diukur dari materi tapi juga dari bagaimana mereka tetap memegang nilai-nilai kebaikan dan kejujuran. Ketika seseorang mampu menggabungkan kerja keras di ladang dengan semangat positif, itu adalah definisi sukses yang sesungguhnya. Pengalaman ini membuat saya menyadari bahwa gengsi bukanlah ukuran utama dalam hidup. Malah, rasa hormat pada diri sendiri dan orang lain lah yang lebih bernilai. Jadi, mari kita hargai setiap profesi dan pekerjaan, termasuk pertanian yang menjadi tulang punggung bangsa, karena dari situ lah sukses dapat diraih dengan cara yang mulia.