26
Bukan dunia yang mengecilkan kerasnya,
melainkan luka yang pelan-pelan mengajarinya sabar.
Hati yang dilembutkan
tak lagi berteriak pada badai,
ia belajar menjadi teduh
meski langit belum sepenuhnya cerah.
Ia memaafkan tanpa diminta,
mengerti tanpa banyak kata,
dan memilih tenang
meski mampu membalas.
Karena yang benar-benar kuat
bukan yang paling keras,
melainkan yang paling mampu
menjadi lembut tanpa kehilangan arah.



















































