Kalian para emak-emak inget ga sama mainan ini? Eomma dulu pernah di kasih tugas sama guru bikin bakiak.. terus di bawa ke sekolah. Nah sekarang eomma ngajarin neng JiA pake bakiak sambil mengenang masa lalu eomma. Walaupun jia anak mix tapi tetap harus belajar dua budaya dong yaaa😍 #koreaindonesiababy #nengjia #jeonfamily #indonesia #bakiak
Mengajarkan anak tentang warisan budaya melalui permainan tradisional ternyata sangat menyenangkan dan penuh makna. Saya juga pernah mencoba mengajarkan anak saya bermain bakiak yang konon dulu sering dipakai di desa. Selain melatih koordinasi dan kerja sama, permainan kaki ini juga terasa seperti menyambung tali sejarah keluarga. Bakiak bukan sekadar mainan, tapi juga sarana edukasi dan nostalgia yang bisa memperkenalkan nilai-nilai tradisional kepada anak-anak zaman sekarang yang jauh lebih akrab dengan teknologi. Saya ingat betul bagaimana dulu memakai bakiak bersama teman-teman di lapangan, dan sekarang itu jadi cara asyik untuk mengenalkan anak pada budaya kedua di keluarga campuran, seperti Korea-Indonesia. Selain itu, di tengah naiknya harga bensin atau aktivitas yang membutuhkan banyak kendaraan, kaki sebagai alat bergerak pun bisa jadi alternatif hemat dan sehat. Jadi, bukan hanya anak yang dapat pelajaran budaya dan motorik, orang tua juga diajak aktif berperan serta. Momen belajar memakai bakiak ini jadi kesempatan untuk memperkuat ikatan antar anggota keluarga dan mengenang masa kecil yang penuh kebahagiaan. Saya sarankan untuk para orang tua yang ingin memadukan budaya dalam kehidupan sehari-hari anak, cobalah permainan tradisional seperti bakiak ini. Tidak hanya melestarikan budaya, tapi juga menyuntikkan nilai kebersamaan dan nostalgia yang tak tergantikan oleh permainan modern. Pengalaman ini juga mengajarkan kesabaran dan ketelitian saat belajar sesuatu yang baru bersama anak.




























































