Bacha Santai : Komik Dedes season 1
Sejak Mitha masuk ke isekai dan berdiam di raganya Dedes, dia udah tau kalau perjalanan hidupnya bakalan seperti apa. Secara ... mahasiswi jurusan Sejarah, udah ngelotok banget kisah Pararaton di kepalanya dia.
Tapi ... Tunggul Ametung yang dilihat secara tersurat itu jahat, malah bikin Mitha jatuh cinta. Sementara Arok yang dicintai Dedes dalam Pararaton, dicegah gimana pun caranya biar nggak berbuat jahat ke Tunggul Ametung dan bikin karma buruk gara-gara kerisnya.
Trus ya, nantinya Arok kan bakalan punya selir tuh. Sama Dedes -- yang jiwanya adalah Mitha -- dicegah juga.
Sayangnya, efek ke kehidupan pembaca -- ofkors salah satunya Ka Acha 😋 -- pada kejebak sama bucinnya Pakde Tungtung alias Tunggul Ametung ke Dedes. Biar pun di kepala ini selalu ngomel, "hey ... jatuh cinta hasil nyulik, hey! Woylaaa ... ingat, siapa yang pertama punya niat jahat?"
Mana di season 1 ini, Tunggul Ametung bucin darurat. Gimana mau dibilang jahat, coba? 😭
Belum lagi, Arok berasa banget liciknya. Tampang baik-baik pula.
HISH ... jadi Dedes manggil Mitha ke jiwanya itu, buat ngapain sih?
Mencegah Arok berbuat keji ke Tunggul Ametung biar bisa mati tua trus masuk surga? Singasari nggak bakal ada, dong. Kan Dedes ditakdirkan jadi ibu dari raja-raja besar di tanah Jawa.
Nge-pause kelahiran Anusapati? Lah, dia kecintaan gitu berdua-dua. Hadeuh .... 😒
So far, baca komik Dedes bikin belajar banyak sih. Apalagi ada part "Hi Story!" yang bikin pembaca nggak tersesat karena kedekatan tiap tokoh di kisah Pararaton diselipkan di akhir beberapa episode awal. Jadi, pembaca ikutan belajar sejarah juga.
Nggak sabar nunggu season lanjutannya. Sehat-sehat Kakak Author, biar hiatusnya nggak terlalu lama. 😁✌️🏻💕
#komikdedes #webtoonindonesia #komikindonesia #isekai #historicalfantasyfiction
Sebagai pembaca yang juga menyukai sejarah dan komik dengan tema isekai, saya merasa komik Dedes ini benar-benar menyajikan nuansa baru yang menyegarkan. Tidak hanya sekadar cerita fantasi, tapi juga menyelipkan fakta dan kisah dari Pararaton yang membuat pembaca seperti kita jadi ikut belajar sejarah tanpa terasa bosan. Salah satu hal yang menurut saya menarik adalah bagaimana karakter Tunggul Ametung, yang dalam sejarah dikenal sebagai tokoh antagonis, justru dipresentasikan dengan sisi lain yang membuat pembaca ikutan merasa simpati bahkan 'bucin'. Hal ini memberi warna baru dan memperlihatkan bahwa karakter dalam cerita bisa lebih kompleks daripada yang kita bayangkan berdasarkan catatan sejarah. Selain itu, kehadiran Mitha sebagai mahasiswi sejarah yang masuk ke tubuh Dedes menghadirkan dinamika cerita yang unik, di mana tokoh utama ini berusaha mengubah jalan cerita sejarah agar tak terjadi hal-hal buruk, seperti mencegah Arok melakukan tindakan jahat. Ini membuka diskusi menarik mengenai takdir versus upaya mengubah nasib. Saya juga sangat menyukai bagian "Hi Story!" yang ada di setiap akhir episode, yang memberikan penjelasan tentang latar belakang tokoh dan hubungan mereka di Pararaton. Cara ini sangat membantu pembaca yang mungkin belum familiar dengan sejarah Jawa agar tidak merasa tersesat dalam alur cerita. Dari pengalaman saya mengikuti komik ini, kombinasi antara cerita isekai, fantasi sejarah, dan kisah cinta yang penuh intrik mampu membuat pembaca terus menantikan kelanjutan ceritanya. Terlebih lagi, visual dan gaya bercerita yang disuguhkan sangat menarik dan mudah dicerna. Saya sangat merekomendasikan komik Dedes season 1 untuk kamu yang suka belajar sejarah dengan cara yang asyik, serta menikmati cerita fantasi berlatar masa lalu Indonesia yang kental. Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru sehingga kamu tidak ketinggalan cerita selanjutnya!









