Ada Apa Sama Euis?

Biasanya nih, anak-anak yang "bermasalah" di lingkungan sekolah, kalau sudah kenapa-napa, bakalan dipindahkan oleh orangtuanya ke pesantren. Alasan klasiknya sih, biar anak belajar agama jadi bisa berubah lebih baik.

Lagi on going baca novel remaja islami Hijab for Little Sisters : Kamu Nggak Sendirian di Pesantren.

So far, masih dibikin ter-"hah kok lah kok" nih dari kemarin. Ternyata, back story-nya Euis pindah ke pesantren, rumit.

#readertalk #bookish #novelislami #hijabforlittlesister #shakilaraya

4 hari yang laluDiedit ke

... Baca selengkapnyaBanyak orang beranggapan bahwa anak-anak yang bermasalah di sekolah biasanya akan dipindahkan ke pesantren agar mereka bisa berubah menjadi lebih baik melalui pembelajaran agama. Namun, pengalaman membaca novel remaja islami seperti Hijab for Little Sisters menunjukkan bahwa cerita di balik perpindahan ke pesantren bisa jauh lebih kompleks dan penuh makna. Dalam novel tersebut, tokoh Euis rela pindah ke pesantren saat ia masih di kelas 3 SMP, padahal sebelumnya ia bersekolah di sekolah negeri. Hal ini tentu menimbulkan rasa penasaran, apakah perpindahan tersebut hanya akibat masalah biasa atau ada alasan yang lebih dalam. Dari cerita yang berkembang, kita diajak untuk memahami tantangan sosial dan pribadi yang dihadapi para remaja yang memilih kehidupan di pesantren. Dari pengalaman saya pribadi, mengenal teman-teman yang pernah atau sedang menempuh pendidikan di pesantren memberikan perspektif yang berbeda. Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga menjadi ruang bagi remaja untuk menemukan jati diri, memperbaiki karakter, dan memperkuat mental. Tentu saja, setiap santri memiliki cerita unik yang membentuk perjalanan hidup mereka. Selain itu, novel ini membuka diskusi tentang stigma negatif yang sering melekat pada anak-anak yang dipindahkan ke pesantren. Tidak selalu karena kasus atau perilaku buruk, tetapi bisa jadi karena orangtua ingin memberikan lingkungan yang lebih baik agar anaknya tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik pula. Kisah Euis mengajarkan pembaca untuk tidak cepat menilai tanpa mengetahui latar belakang yang sebenarnya. Dengan membaca karya seperti Hijab for Little Sisters, kita dapat lebih memahami dinamika kehidupan remaja di pesantren, termasuk bagaimana mereka menghadapi perubahan, tantangan, dan dukungan dari lingkungan sekitar. Ini menjadi refleksi penting bahwa pendidikan agama dan pembentukan karakter berjalan beriringan untuk menciptakan generasi muda yang tangguh dan beriman.