... Baca selengkapnyaJujur, waktu baca kalimat "walaupun segalanya tidak dibawa mati tapi perempuan tanpa segalanya akan kurang dihormati" rasanya nano-nano banget. Di satu sisi aku paham maksudnya, di sisi lain agak sedih karena realitanya banyak perempuan dinilai dari materi, penampilan, dan apa yang dia punya.
Sebagai perempuan, apalagi yang sudah jadi istri atau ibu rumah tangga, kadang patah kata semangat itu sering muncul di kepala. Kita capek, tapi seolah harus selalu kuat. Di luar, orang cuma lihat kita dari luarnya aja: pakaiannya rapi atau nggak, bawa motor bagus atau nggak, bisa beli kue ulang tahun buat orang tersayang atau nggak. Padahal di balik itu semua ada perjuangan yang nggak kelihatan.
Menurutku, kata-kata buat anak perempuan zaman sekarang penting banget: kita harus diajarin dari kecil kalau nilai diri kita nggak cuma diukur dari uang, barang, dan status. Tapi di saat yang sama, kita juga perlu jujur kalau hidup memang butuh "segala sesuatu" itu: penghasilan, kemandirian finansial, kemampuan untuk memenuhi kebutuhan sendiri, supaya orang lain lebih menghargai kita dan kita juga lebih percaya diri.
Aku pribadi lagi belajar seimbang. Di satu sisi aku setuju kalau perempuan perlu punya "segala sesuatu" versi dia sendiri: pendidikan, skill, tabungan, support system yang sehat. Bukan cuma biar dihormati orang lain, tapi biar kita bisa menghormati diri sendiri dulu. Di sisi lain, aku nggak mau terlalu keras sama diri sendiri sampai merasa nggak worth it cuma karena belum punya ini-itu.
Kalimat di gambar itu memang kerasa keras, tapi kadang kata-kata yang jleb justru bikin kita bangun. Buat kamu yang lagi ngerasa down, patah semangat, atau merasa kurang apa-apa, coba pelan-pelan ubah cara pandang: mulai kumpulin "segala sesuatu" yang benar-benar penting buat kamu. Bisa dari hal kecil: belajar skill baru, jaga penampilan seadanya tapi rapi, rajin nabung meski sedikit, atau bangun jaringan pertemanan yang sehat.
Dan buat para orang tua, khususnya yang punya anak perempuan, menurutku penting banget kasih kata-kata penyemangat yang sehat. Bukan cuma bilang, "kamu harus sukses biar dihormati", tapi juga, "kamu sudah berharga dari sekarang, dan usaha kamu buat jadi mandiri itu bonus yang bikin kamu makin kuat".
Kalau kamu ditanya: setuju nggak sama kata-kata di gambar itu? Jawabanku: setuju sebagian. Realita memang keras, tapi kita berhak milih cara memaknainya. Kita bisa jadikan kata-kata itu sebagai pengingat untuk bangkit, tanpa harus merendahkan diri kalau belum bisa punya semuanya. Yang penting, kita terus maju dan tetap sayang sama diri sendiri.
benar kak stuju 🥺 apalgi mayoritas chindo melekat berduit tp keluarga ku ngg sekaya cindo lain makanya dijauhin sma tmn2 mma , dan sampe ad yg kehasut ktanya ad yg kasih tau kalo nnti bakal dimanfaatin sama mamaku sedihh bgt kak
benar kak stuju 🥺 apalgi mayoritas chindo melekat berduit tp keluarga ku ngg sekaya cindo lain makanya dijauhin sma tmn2 mma , dan sampe ad yg kehasut ktanya ad yg kasih tau kalo nnti bakal dimanfaatin sama mamaku sedihh bgt kak