Bubur Tinutuan 🌶️🍅

Resep Bubur Tinutuan

Bahan bubur :

1 piring nasi

1 batang jagung

1 genggam sayur bayam

1 genggam sayur kangkung

1 batang labu kuning

3 batang daun kemangi

± 1 liter air,,,,bisa di tambah,,, liat kondisi buburnya

Sesuai selera garam,,,bubuk kaldu

Bahan bumbu halus :

5 butir bawang merah

3 siung bawang putih

Sedikit kunyit

Sereh,,,,memarkan

2 lembar daun salam

Bahan pelengkap :

Sambal terasi

Ikan asin

Cara Membuat:

1

Siapkan nasi dingin / atau bisa juga nasi sisa semalam

potong kotak agak besar labu kuning

cuci dan tiriskan

cuci jagung dan pipilkan

sisihkan

2

Bersihkan sayur bayam dan sayur kangkung lalu cuci dan tiriskan

3

Siapkan wajan lalu masukkan air

biarkan mendidih kemudian masukkan bumbu halus

sereh dan daun salam

masukkan juga potongan labu kuning dan jagung

masak sampai labu lunak

masukkan juga bumbu seoseaning test rasa

4

Masukkan nasi lalu aduk rata dan masak sampai menjadi bubur

5

Masukkan sayuran bayam dan kangkung lalu aduk rata

6

Masak bubur sampai semua tercampur rata dan bubur mengental lalu tes rasa

7

saji dan hidangkan bubur Manado dengan lauk pendamping 🤗

Bubur Tinutuan #asmr #mukbang #buburtinutuan

Tangerang
2025/8/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaYang bikin aku suka banget masak bubur Tinutuan itu karena resepnya fleksibel dan bisa disesuaikan sama isi kulkas. Kadang aku pakai nasi sisa semalam biar nggak terbuang, tinggal ditambah air dan sayuran sudah jadi sarapan sehat. Tekstur buburnya bisa kamu atur sendiri, mau lebih kental atau sedikit encer, tinggal tambah atau kurangi air. Kalau di rumah, aku biasanya tambahin juga labu kuning agak banyak karena bikin warna bubur lebih cantik kuning keemasan dan rasanya juga manis gurih. Jagung pipil juga jangan pelit, soalnya tiap gigit ada sensasi manis dari jagung yang menurutku khas banget dari bubur Manado atau Tinutuan ini. Buat yang belum pernah coba, Tinutuan ini termasuk bubur tanpa santan, jadi kerasa lebih ringan tapi tetap mengenyangkan. Sayur bayam dan kangkung bisa diganti atau ditambah dengan sayur lain seperti daun gedi, daun kemangi lebih banyak, atau labu yang berbeda kalau kamu punya. Intinya, resep tinituan ini nggak kaku, jadi enak buat eksperimen di dapur. Untuk bumbunya, aku suka tumis dulu sebentar bawang merah, bawang putih, dan kunyit sampai harum, baru dimasukkan ke air rebusan. Menurut pengalamanku, cara ini bikin kuah bubur lebih wangi dan nggak langu. Sereh dan daun salam jangan lupa dimemarkan dan disobek sedikit supaya aromanya lebih keluar. Soal topping, sambal terasi dan ikan asin itu memang pasangan klasik. Kadang kalau lagi ada stok, aku tambahin tahu atau tempe goreng, bahkan suwiran ikan cakalang kalau mau lebih berasa Manado-nya. Kalau kamu nggak terlalu suka pedas, sambal bisa dipisah, jadi yang lain tetap bisa atur level pedas sendiri. Banyak yang tanya, bisa nggak bubur Tinutuan ini dibikin buat jualan atau stok sarapan beberapa porsi? Menurutku bisa banget. Kuncinya, sayur hijau seperti bayam dan kangkung sebaiknya dimasukkan belakangan supaya warnanya tetap segar dan nggak cepat layu. Kalau mau disimpan, panaskan lagi dengan api kecil sambil ditambah sedikit air. Buat aku pribadi, masak Tinutuan itu bukan cuma soal kenyang, tapi juga nostalgia sama makanan rumahan yang hangat dan sederhana. Kalau kamu lagi cari ide sarapan sehat, murah, dan memanfaatkan nasi sisa, resep bubur Tinutuan ini wajib dicoba. Tinggal disesuaikan aja bumbunya dengan selera, mau lebih gurih atau lebih ringan, semuanya bisa diatur dari dapur sendiri.