diseluruh dunia, engkaulah yang paling aku cintai

Siapa sangka yang ketawanya paling kencang ternyata ia yang paling rapuh, berusaha untuk selalu baik-baik saja, selalu memendam semuanya sendiri...

Ternyata yang paling menyakitkan adalah kehilangan diri sendiri peluk dirimu sendiri dan baca alfatiha ucapkan kamu berharga, kamu hebat, kamu kuat terima kasih sudah membersamai di setiap ujian indah ini 😘

semangat sembuh dan berproses pejuang mental sehat 🖤

#selflove #BahasMental #mentalhealth #depresion #anxiety /Kota Cirebon

Cirebon
2025/11/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKadang kita suka mikir, kok hidup berasa kayak lirik cinta segitiga yang penuh kabut hitam ya? Di satu sisi kita sayang sama seseorang, di sisi lain kita lagi berantakan sama diri sendiri. Rasanya kayak berdiri di depan cermin retak: orang lain cuma lihat senyum, padahal hati lagi sesak dan bingung mau jadi siapa. Aku juga sering ngerasa begitu. Ketawa paling kencang di tongkrongan, jadi orang yang selalu ngelawak, tapi begitu pulang kamar sepi, rasa hampa itu datang lagi. Di titik itu aku sadar, yang paling menyakitkan ternyata bukan cuma soal cinta ke orang lain, tapi ketika kita pelan-pelan kehilangan diri sendiri demi bikin orang lain bahagia. Dulu aku pikir cinta itu selalu soal pengorbanan, sampai rela ngelupain perasaan sendiri. Tapi lama-lama capek juga. Dari situ aku mulai belajar pelan-pelan: sebelum mencintai siapa pun, aku harus dulu cinta sama diri sendiri. Kayak pesan di baju yang tertulis “BELIEVE”, aku coba latih diri buat percaya kalau aku layak dicintai tanpa harus pura-pura kuat terus. Kalau kamu lagi di fase kayak gini, boleh banget mulai dari hal kecil: peluk diri sendiri di depan cermin, tarik napas pelan, lalu bilang, "Aku sayang sama kamu. Terima kasih sudah bertahan sejauh ini." Habis itu, baca Al-Fatihah atau doa apa pun yang bikin hati kamu tenang. Rasain tiap kata doanya seolah jadi selimut yang menutup pelan-pelan semua luka batinmu. Ingat, nggak apa-apa banget kalau sekarang kamu belum sembuh total. Proses itu pelan, nggak instan. Kayak kabut hitam, lama-lama juga menipis kalau kita sabar jalan terus. Kamu boleh nangis, boleh rapuh, tapi jangan pernah berhenti percaya bahwa suatu hari nanti kamu bakal nemuin versi dirimu yang lebih kuat dan lebih bahagia. Buat kamu pejuang mental sehat, yang lagi merasa kisah hidupnya rumit kayak lirik cinta segitiga dan hati dipenuhi kabut hitam: kamu nggak sendirian. Pelan-pelan ya, kita belajar mencintai tanpa kehilangan diri sendiri. Kamu berharga, kamu hebat, dan kehadiranmu di dunia ini bukan kebetulan.

1 komentar

Gambar noniek domino
noniek domino

hay kk,, kamu hebat peluk jauh❤️