Tips menjaga kesehatan mental untuk irt ✔️

Serang Ibu Rumah Tangga bukanlah hal mudah,

perlu dedikasi tinggi dan kondisi badan yang prima karna ketika Ibu sakit, rapuh rumahpun tidak nyaman..

Oleh sebab itu, seorang Ibu Rumah Tangga perlu meluangkan waktu untuk diri sendiri (me time), prioritaskan kesehatan fisik dengan istirahat yang cukup dan komunikasi yang positif dengan pasangan, teman atau komunitas di sekitarnya..

Salam waras untuk kita semua 🥰

#WajibTau #KeseharianKu #kesehatanmental #irtbahagia #BahasMental

Cirebon
2025/11/7 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai ibu rumah tangga, aku baru sadar kalau menjaga mental agar tetap waras itu sama pentingnya dengan beresin rumah. Dulu aku mikir yang penting semua pekerjaan rumah kelar, anak dan suami keurus. Tapi lama-lama kok gampang marah, nangis tanpa sebab, badan cepat capek. Ternyata itu tanda aku butuh jaga kesehatan mental juga. Hal pertama yang aku lakukan adalah belajar sadar kalau aku juga manusia, bukan robot. Menjadi IRT bukanlah hal mudah, perlu dedikasi tinggi dan kondisi badan yang prima. Jadi aku mulai bikin batasan: mana yang bisa dikerjain hari ini, mana yang bisa disimpan besok. Nggak semua harus sempurna. Rumah agak berantakan sedikit nggak apa-apa, yang penting aku nggak tumbang. Untuk mengurangi stres, aku benar-benar berusaha menghindari membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Di sosmed, banyak ibu-ibu yang kelihatan selalu rapi, rumah kinclong, anak-anak kalem. Kalau terus dibandingin, yang ada kita merasa gagal. Sekarang kalau melihat postingan orang, aku ingetin diri sendiri: yang ditunjukkan cuma highlight, bukan keseluruhan hidup mereka. Aku juga mulai cari aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan di sela-sela kesibukan. Kadang cuma duduk di teras sambil minum teh hangat, lihat tanaman hijau, atau jalan kaki sebentar di sekitar perumahan. Suasana seperti di kafe outdoor, tapi versi sederhana di rumah sendiri, ternyata cukup bikin kepala lebih ringan. Komunikasi dengan pasangan juga penting banget. Aku belajar ngomong jujur kalau lagi capek atau kewalahan, bukan dipendam sendiri. Saat aku cerita pelan-pelan, suami jadi lebih paham dan mulai ikut bantu, meski hal kecil seperti cuci piring atau jagain anak sebentar supaya aku bisa mandi dengan tenang. Aku juga belajar mengelola emosi dan stres: menarik napas dalam-dalam saat mulai emosi, jeda sebentar sebelum menjawab anak atau suami, dan menghindari multitasking berlebihan. Dulu aku merasa harus mengerjakan semuanya sekaligus, sekarang aku fokus satu per satu. Hasilnya, lebih tenang dan jarang meledak. Me time juga aku usahakan, meskipun singkat. Nggak harus ke mall atau salon. Kadang cukup maskeran di kamar setelah anak tidur, nonton satu episode drama, atau baca buku sebentar. Yang penting ada waktu khusus untuk diri sendiri. Kalau terasa beban makin berat, aku nggak ragu cerita ke teman dekat atau komunitas ibu-ibu. Punya teman ngobrol yang relate itu membantu banget. Dan kalau memang perlu, nggak ada salahnya mempertimbangkan bantuan profesional seperti psikolog, demi kesehatan mental kita. Intinya, tips agar tetap waras untuk IRT menurut pengalamanku: kenali batas diri, hindari membandingkan hidup dengan orang lain, kelola stres pelan-pelan, cari me time sederhana, dan bangun komunikasi yang sehat. Salam sehat & waras untuk kita ibu-ibu hebat!

Cari ·
cara menjadi istri tenang

3 komentar

Gambar Wapp✨
Wapp✨

makasih banyak kak tips banget buat aku yang IRT juga kak🥰

Lihat lainnya(2)