Spiritual Journey
Hay..Bismillah...
Perjalanan menuju Ramadhan tidak selalu dimulai dari kesiapan.
Kadang justru dimulai dari kelelahan, dari hati yang merasa kosong dan ingin pulang.
Aku pernah berada di fase merasa jauh dari ketenangan.
Ibadah terasa sekadar rutinitas.
Doa terasa seperti formalitas.
Sampai aku sadar, mungkin yang perlu diperbaiki bukan hanya amalan, tapi hubungan hatiku dengan Allah.
Lalu aku menemukan ayat ini:
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’d : 28)
Ayat itu seperti pengingat lembut,
bahwa ketenangan yang selama ini aku cari bukan ada pada kesibukan dunia, tapi pada kedekatan dengan Allah.
Menjelang Ramadhan ini, aku tidak ingin memaksa diri menjadi manusia yang langsung sempurna.
Aku hanya ingin belajar kembali menikmati sujud.
Belajar berdoa tanpa terburu-buru.
Belajar membuka hati yang selama ini terlalu sibuk menahan semuanya sendiri.
Ramadhan bukan tentang siapa yang paling banyak target ibadahnya.
Tapi tentang siapa yang bersedia melembutkan hatinya dan kembali mendekat kepada Rabb-nya.
Kalau kamu juga sedang merasa lelah, mungkin bukan kamu yang lemah.
Mungkin hatimu sedang rindu ketenangan yang selama ini kamu cari.
Semoga Ramadhan nanti menjadi tempat pulang paling hangat untuk kita semua 🤍
#RamadhanGuide #SpiritualJourney #HijrahPelanPelan #SelfReminder









































