Haid dikit, puasa nggak ya?

#RamadhanGuide

Bismillah..

Pernah nggak sih panik karena haidnya belum selesai tapi keluarnya cuma sedikit?

“Ini haid kok belum selesai, cuma keluar sedikit,

puasanya gimana dong?”

Selama darahnya masih keluar dan belum lewat 15 hari,

itu masih dihitung haid. Walaupun sedikit, tetap tidak boleh puasa.

Rasulullah bersabda:

“Wanita haid tidak shalat dan tidak puasa.”

(HR. Bukhari & Muslim)

Dan Aisyah r.a. berkata:

“Kami diperintahkan mengqadha puasa dan tidak diperintahkan mengqadha shalat.”

(HR. Muslim)

Jadi kalau masih haid, tenang ya 🤍

Bukan kamu kurang semangat ibadah.

Memang ada waktunya kita diminta berhenti dulu.

Nanti setelah suci, puasanya bisa diganti.

Semoga nggak bingung lagi 🌸

#fiqihwanita #ramadhan #haid #puasabareng

Cirebon
2/22 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai perempuan yang menjalankan ibadah puasa saat Ramadhan, saya pernah mengalami kebingungan ketika haid saya masih keluar sedikit tapi belum selesai dalam beberapa hari. Awalnya saya penasaran apakah tetap boleh berpuasa atau harus menunggu sampai haid benar-benar berhenti. Dari pengalaman pribadi, penting sekali untuk memahami bahwa darah haid yang keluar, meski sedikit, tetap dihitung sebagai haid selama belum lewat 15 hari. Dalam hal ini, puasa tidak dianjurkan dan harus ditunda. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah yang mengatakan wanita yang haid tidak diperbolehkan untuk salat dan berpuasa. Saya juga belajar dari kisah Aisyah r.a. yang menjelaskan perempuan diperintahkan untuk mengqadha puasa, tetapi tidak diwajibkan mengqadha salat selama masa haid. Jadi, jangan merasa bersalah atau khawatir karena gagal puasa saat haid. Ini adalah bentuk istirahat yang diperintahkan oleh Allah SWT. Setelah masa haid selesai dan suci, kita bisa mengganti puasa yang tertunda. Dengan cara ini, kita tetap menjalankan kewajiban puasa secara sah dan mendapatkan pahala sesuai tuntunan agama. Pengalaman saya ini bisa membantu para perempuan lain yang mengalami hal serupa agar tidak panik dan bingung. Memahami fiqih haid dan puasa penting agar ibadah tetap terjaga kualitasnya tanpa rasa gelisah. Jadi, intinya ketika darah haid masih keluar, walaupun sedikit, lebih baik istirahat dahulu dan puasa diganti setelah suci. Semoga tips ini bermanfaat dan menjadikan ibadah kita semakin barokah.