Tidak semua hal harus dijelaskan

#RamadhanGuide

Semakin dewasa, kita mulai sadar..

tidak semua hal perlu dijelaskan kepada semua orang.

Ada fase dalam hidup

di mana kita mulai belajar tidak menjelaskan semuanya.

Bukan karena kita tidak peduli.

Tapi karena kita sadar..

tidak semua orang ingin mengerti.

Dan ternyata, menjaga energi kita

jauh lebih penting.

Kamu tipe orang yang menjelaskan semuanya,

atau sekarang sudah mulai memilih diam?

#MentalHealth

#RefleksiDiri

#HealingJourney

#CeritaHidup

Kota Cirebon
3/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaAda satu momen dalam hidup ketika kita capek sendiri karena merasa harus menjelaskan semuanya ke orang lain. Kenapa kita mengambil keputusan A, kenapa memilih jalan B, kenapa tiba-tiba menghilang dari circle tertentu. Lama-lama kita sadar: tidak semua hal harus dijelaskan, dan tidak semua orang benar-benar peduli. Kadang ada orang yang kelihatannya ingin mengerti, banyak bertanya, tapi sebenarnya "kata-kata ingin dimengerti tapi tak mau mengerti" itu kerasa banget. Mereka hanya ingin tahu, bukan memahami. Di titik itu aku belajar, jika dari awal niatnya bukan untuk memahami, penjelasan kita akan terasa sia-sia. Yang ingin mengerti, akan mengerti, bahkan tanpa kita jelaskan detail. Rasanya memang tidak mudah, apalagi kalau kamu tipe orang yang selalu ingin meluruskan keadaan, takut disalahpahami, takut dikira jahat. Tapi pelan-pelan aku mulai belajar: diam itu bukan berarti kalah, diam itu cara menjaga energi dan kesehatan mental. Bukan semua komentar harus ditanggapi, bukan semua asumsi orang harus kita klarifikasi. Kalimat "tidak ada yang benar-benar peduli" memang terdengar pahit, tapi ada benarnya dalam konteks tertentu. Banyak orang lebih sibuk dengan hidupnya sendiri. Jadi saat kita habis-habisan menjelaskan, belum tentu mereka menyimpannya dalam hati. Dari sini aku belajar untuk punya circle kecil yang betul-betul mau mendengar, bukan sekadar ingin tahu. Aku juga mulai berhenti pamer kebahagiaan berlebihan di media sosial. Bukan karena malu bahagia, tapi karena sadar tidak semua orang perlu tahu detail hidup kita. Ada orang yang diam-diam membandingkan, ada yang menghakimi, ada yang pura-pura senang. Menyimpan sebagian kebahagiaan untuk diri sendiri dan orang terdekat ternyata terasa lebih menenangkan. Sekarang, sebelum menjelaskan sesuatu, aku tanya dulu ke diri sendiri: apakah ini penting untuk dijelaskan? apakah orang ini benar-benar ingin mengerti? atau hanya ingin memastikan gosip? Kalau jawabannya tidak jelas, aku memilih untuk tidak menjelaskan dan melangkah maju. Karena menjaga energi, menjaga hati, dan fokus pada perjalanan hidup sendiri jauh lebih berharga daripada memaksa semua orang mengerti kita. Kalau kamu lagi ada di fase ini, tidak apa-apa. Kamu tidak egois hanya karena memilih diam dan menjaga diri. Yang ingin mengerti, akan mengerti. Dan yang tidak mau mengerti, biarkan saja. Hidupmu bukan kewajiban untuk memuaskan penilaian semua orang.

2 komentar

Gambar Abdus Salam
Abdus Salam

#memang betul dari dulu AQ berusaha menjelaskan semuanya,agar t'melewati jalan yg lebih parah dariku,tp sekarang mulai menyadari bahwa hidayah bukan ditunggu melainkan dicari sampai ketemu,adakalanya harus bicara adapula dimana diam itu lebih penting dari sebuah kata"👍🍋

Lihat lainnya(1)