Awalnya aku pikir ini cuma capek biasa.Padahal tub
#MyJourney Aku pernah berpikir hipertensi itu penyakit orang yang sudah tua.
Ternyata aku salah.
Sebagai penyitas anxiety dan depresi, aku terlalu lama hidup dalam stres, kurang tidur, overthinking, dan menganggap kopi sebagai “penolong” setiap hari. Sampai akhirnya tubuhku menyerah juga.
Tensi 143/104.
Kepala sakit banget.
Dan di situ aku sadar, tubuh juga bisa lelah menyimpan semuanya sendirian.
Sekarang aku masih belajar memperbaiki diri sedikit demi sedikit:
tidur lebih cukup, mengurangi kopi, menjaga pola makan, dan mulai olahraga pelan-pelan.
Ternyata sehat bukan cuma tentang fisik.
Tapi juga tentang belajar menenangkan hati dan pikiran 🤍
Buat yang sedang berjuang dengan kesehatan dan mentalnya…
please jangan abaikan tubuhmu ya.
#Hipertensi #SilentKiller #AnxietyRecovery #mentalhealthjourney
Hipertensi memang sering dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang tua, namun pengalaman pribadi menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi juga dapat dialami di usia muda, terutama ketika gaya hidup dan kesehatan mental kurang diperhatikan. Dalam keseharian saya, mengalami stres berat, gangguan kecemasan, dan kurang tidur membuat tekanan darah saya naik drastis hingga 143/104 mmHg; kondisi yang berbahaya dan menimbulkan sakit kepala hebat. Kopi yang saya konsumsi setiap hari sebagai penolong agar tetap waspada, ternyata malah memperparah kondisi tensi saya sehingga saya sadar harus mengurangi asupannya. Selain itu, overthinking yang berlebihan dan kebiasaan tidur yang tidak teratur juga turut menyumbang pada naiknya tekanan darah saya. Pengalaman ini mengajari saya bahwa tubuh punya batasannya sendiri dan sinyal kelelahan harus direspons dengan serius. Mulai dari langkah kecil, saya berusaha memperbaiki diri dengan tidur cukup, menjaga asupan makanan sehat, dan perlahan memulai olahraga ringan. Saya juga belajar mengelola emosi dan mencoba teknik relaksasi agar pikiran lebih tenang. Hipertensi bukan hanya soal angka pada tensi, tapi juga menyangkut kesehatan mental dan gaya hidup yang seimbang. Melalui pengalaman ini, saya ingin mengingatkan bahwa jangan abaikan sinyal tubuh yang lelah. Tekanan darah tinggi bisa menjadi silent killer yang tanpa tanda jelas jika stres dan pola hidup buruk terus dibiarkan. Luangkan waktu untuk mengenal kondisi tubuh, peluk diri sendiri, dan konsisten melakukan perubahan positif walaupun sedikit demi sedikit. Ini bukan soal lemah, tapi merawat diri agar tubuh dan pikiran tetap sehat, karena semuanya saling terkait.



