Khusnudzon sama Allah
Ada saatnya kita menangis di atas sajadah bukan karena hidup terlalu berat.
Tetapi karena hati kita belum sepenuhnya menerima takdir yang Allah pilihkan.
Kita berdoa dengan rencana yang sudah tersusun rapi.
Kita berharap dengan harapan yang sudah terbayang indah.
Namun ketika Allah mengubah arah, menunda, atau bahkan menggagalkan apa yang kita inginkan, di situlah hati diuji.
Apakah kita tetap percaya?
Bahwa Allah tidak pernah salah memilih jalan untuk hamba-Nya.
Bahwa apa yang hilang dari genggaman kita, tidak akan pernah hilang dari perhitungan Allah.
Dan bahwa terkadang, doa yang tidak dikabulkan sesuai keinginan kita adalah bentuk kasih sayang Allah yang belum mampu kita pahami hari ini.
Semoga Allah melembutkan hati kita untuk menerima, mengikhlaskan, dan ridho atas segala ketetapan-Nya. 🤲🤍






































