Masuk sekolah setelah libur panjang memang selalu ada sensasi tersendiri, apalagi kalau tiba-tiba muncul tradisi unik yang kadang dilupakan tapi selalu dinanti, seperti menagih THR (Tunjangan Hari Raya). Biasanya, momen ini menjadi ajang anak-anak untuk saling bercanda dan berinteraksi dengan guru serta teman-teman, menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Saya pernah mengalami sendiri bagaimana serunya menagih THR di sekolah. Awalnya, saya agak ragu-ragu karena takut dianggap maksa atau tidak sopan, tapi ternyata guru-guru justru menyambut dengan tawa dan kehangatan. Kadang mereka memberikan sedikit hadiah atau kata-kata semangat yang membuat kami semakin semangat belajar. Selain itu, suasana saat masuk sekolah juga penuh energi baru. Kami sering bersenda gurau tentang bagaimana bisa tetap eksis dan semangat meskipun liburan sudah berakhir. Ini menjadi momen yang pas untuk mempererat persahabatan dan membangun motivasi belajar yang lebih baik. Tradisi seperti ini, meskipun terkesan sederhana, sebenarnya punya manfaat besar dalam perkembangan sosial dan emosional siswa. Mereka belajar menghargai tradisi, berani mengungkapkan diri, dan mengalami langsung nilai kebersamaan. Jadi, jangan heran kalau setiap awal tahun ajaran baru kita selalu melihat tingkah lucu dan kreatif dari siswa dalam berbagai cara, termasuk menagih THR yang penuh gaya.
3/30 Diedit ke
