Toxic Productivity
Cekricek tes tes yang jam kerjanya tinggi tapi gak ngerasa capek 🙈
Terkadang situasi ini terlihat sederhana, tapi sebenarnya tidak. Coba lebih peduli dengan menskrining tubuhmu agar bisa diatasi dengan lebih dini.
Saya pernah mengalami fase dimana saya merasa harus selalu bekerja maksimal setiap hari tanpa henti, meskipun tubuh sudah mulai memberi tanda seperti lelah berlebihan dan sulit fokus. Awalnya saya pikir itu hal biasa, tapi setelah saya pelajari, kondisi saya termasuk dalam toxic productivity. Toxic productivity seringkali dipicu oleh tekanan internal seperti nilai keluarga yang menuntut kesempurnaan atau rasa takut tidak memenuhi ekspektasi, juga tekanan eksternal seperti deadline pekerjaan yang menumpuk. Dalam pengalaman saya, mengabaikan istirahat dan tidak melakukan skrining kondisi tubuh hanya membuat kesehatan mental saya semakin menurun. Salah satu langkah penting yang saya lakukan adalah rutin memantau perubahan fisik dan mental. Misalnya, saya mencatat jam kerja dan kualitas istirahat serta memperhatikan mood dan konsentrasi saya selama beraktivitas. Jika mulai terasa tidak ideal, saya berusaha memprioritaskan waktu untuk relaksasi dan, jika perlu, konsultasi dengan psikolog. Selain itu, saya juga belajar untuk menetapkan batasan kerja yang sehat dan menolak budaya kerja yang memaksa untuk selalu produktif tanpa henti. Menyadari pentingnya self-care dan balance antara kerja dan istirahat adalah kunci agar produktivitas tetap optimal tanpa mengorbankan kesehatan. Saya sangat merekomendasikan siapa pun yang sering bekerja dalam jam kerja tinggi untuk melakukan skrining diri secara berkala. Perhatikan ritme aktivitas dan pastikan ada jeda yang cukup untuk memulihkan energi. Jangan ragu mencari bantuan profesional jika merasa lelah tidak wajar atau mengalami tekanan mental. Dengan berbagi pengalaman ini, saya berharap lebih banyak orang sadar bahwa toxic productivity bukan sesuatu yang bisa diabaikan. Kesadaran dan tindakan preventif adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan jiwa dan raga agar tetap produktif dengan cara yang sehat.





