Kalau bunda akan jawab apa❓

yayornay

Ibu yang baik fokus anak2?

atau ibu yang punya value dan berpenghasilan tapi waktu untuk anak2 terbatas??#YayOrNay

saya sedang dititik ini.

sharing donk Bun..harus bagaimanakita sebagai seorang ibu.. yang disisi lain ingin memaksimalkan waktu untuk kiddos tapi disisi lain sangat ingin memfasilitasi mereka berbagai macam kebutuhan mereka?

trimakasih🥰

2025/10/19 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenjadi ibu di masa kini tidak selalu mudah, apalagi ketika harus memilih antara fokus mengasuh anak secara penuh atau mengejar karier dan penghasilan demi menunjang kebutuhan keluarga. Pertanyaan yang sering muncul adalah: Apakah menjadi ibu yang baik harus selalu berarti punya waktu banyak untuk anak-anak? Ataukah, seorang ibu juga bisa dikatakan baik jika mampu memberikan nilai lebih melalui prestasi dan penghasilan, meskipun waktu bersama anak terbatas? Dalam kehidupan nyata, banyak ibu menghadapi dilema tersebut. Seorang ibu yang memilih fokus penuh pada anak biasanya berusaha memberikan perhatian maksimal, memastikan tumbuh kembang anak optimal, serta hadir secara emosional. Namun, keterbatasan finansial kadang menjadi penghalang dalam memenuhi kebutuhan lain seperti pendidikan, kesehatan, atau fasilitas pendukung lainnya. Sebaliknya, ibu yang aktif berkarier dan berpenghasilan memiliki kemampuan finansial yang lebih baik untuk mendukung kebutuhan anak, tetapi waktu kebersamaan menjadi terbatas. Kunci utama adalah bagaimana mengelola waktu supaya meskipun tidak selalu bersama, interaksi dengan anak tetap bermakna dan kualitasnya terjaga. Beberapa tips yang bisa dijalankan para ibu agar tetap optimal dalam kedua peran tersebut antara lain: 1. Prioritaskan kualitas waktu: Misalnya ketika bersama anak, lakukan aktivitas yang menyenangkan dan mempererat ikatan emosional. 2. Libatkan orang terdekat: Suami, keluarga, atau pengasuh yang dapat dipercaya untuk membantu dalam pengasuhan anak saat ibu sibuk bekerja. 3. Tetapkan batasan waktu kerja: Usahakan menyisihkan waktu khusus untuk keluarga tanpa gangguan pekerjaan. 4. Manfaatkan teknologi: Gunakan video call atau aplikasi komunikasi lainnya untuk tetap terhubung dengan anak ketika sedang tidak di rumah. 5. Bangun komunikasi terbuka dengan anak: Jelaskan alasan terkadang ibu harus bekerja dan pastikan anak merasa dicintai dan diperhatikan. Dalam diskusi #YayOrNay yang tengah ramai, banyak ibu berbagi pengalaman masing-masing. Tidak ada jawaban mutlak yang benar atau salah, karena setiap keluarga berbeda situasi dan kebutuhannya. Yang terpenting adalah niat dan usaha yang tulus untuk memberikan yang terbaik bagi anak, baik dari segi kasih sayang maupun pemenuhan kebutuhan. Jadi, kalau bunda akan jawab apa? Apakah Ibu yang baik adalah yang fokus penuh pada anak atau yang memiliki value dan berpenghasilan? Ingat, peran ibu multifungsi bisa dioptimalkan dengan seimbang agar keduanya berjalan harmonis.

2 komentar

Gambar Fitrya RahmaYanti
Fitrya RahmaYanti

aku maunya yg fokus sama anak2 sih kk, tp dgn mlihat kbutuhan perekonomian sakit pesat gini, aku mau jd dua2 nya😂, gk bs ya kan kk😭 dan smpai skrg cuma liat lowker tp gk mau terjun, karna teringat anak2🤣😭😭

Lihat lainnya(1)