slow respon 👌
Aku pribadi termasuk tipe orang yang sekarang lebih memilih jadi slow respon, bukan karena sombong, tapi karena pengin jaga kesehatan mental. Dulu setiap ada chat masuk rasanya wajib langsung balas. Lama-lama capek sendiri, merasa diatur sama notifikasi. Akhirnya aku belajar pelan-pelan untuk kasih jeda sebelum merespon. Buat kamu yang pengin jadi orang slow respon, menurutku kuncinya itu niatnya harus jelas. Bukan slow respon untuk cuek sama orang, tapi untuk lebih fokus sama diri sendiri dan kegiatan yang lagi dijalani. Misalnya, kalau lagi quality time sama keluarga, kerja, atau istirahat, aku sengaja silent notifikasi. Nanti setelah selesai baru cek dan balas satu-satu. Dengan cara ini, aku bisa lebih tenang dan jawaban yang aku kasih pun lebih dipikirin. Tantangannya, pasti ada aja yang komentar: "kok lama banget bales?", "udah sombong ya sekarang?". Di sini penting banget buat tetap ingat kata-kata yang mirip sama tulisan di fotoku: jangan takut dengan penilaian orang tentangmu, belum tentu mereka lebih baik dari kamu. Orang lain cuma lihat dari luar, mereka nggak tahu capek atau kondisi mental kita seperti apa. Kalau kita yakin alasan kita baik, nggak perlu terlalu terbebani. Soal respon terhadap karya atau pendapat orang lain, aku juga belajar untuk nggak asal jawab. Respon atau tanggapan yang diberikan seseorang terhadap suatu karya, baik dalam bentuk pujian maupun kritik, menurutku adalah bentuk penghargaan. Makanya walaupun slow respon, aku berusaha tetap sopan: kalau suka aku bilang terima kasih dan jelasin kenapa aku suka, kalau kurang cocok aku sampaikan pelan-pelan tanpa menjatuhkan. Jadi slow respon bukan berarti cuek, tapi justru lebih niat dalam menanggapi. Satu hal lagi yang penting: kalau ada sentuhan atau perlakuan yang bikin kamu merasa nggak nyaman, takut, atau terancam, kamu nggak perlu slow respon. Di situ kamu berhak tegas. Menjauh dari orang tersebut, bilang "tidak" dengan jelas, dan cari orang dewasa atau pihak yang kamu percaya untuk cerita. Beda konteksnya: slow respon itu bisa dipakai untuk hal-hal yang sifatnya sosial atau chat biasa, tapi kalau sudah menyangkut batasan tubuh, keamanan, dan rasa takut, kamu harus cepat bertindak untuk melindungi diri. Intinya, jadi orang slow respon sah-sah saja selama kita tetap tahu batas sopan santun dan alasan kita jelas. Fokus aja ke perkembangan diri, jaga kesehatan mental, dan jangan terlalu takut sama penilaian orang. Hidup kamu, aturan juga kamu yang susun.



























