RESEP FROZEN FOOD KEKIAN AYAM UDANG
Lembut di dalam, gurih di luar, cocok banget buat lauk atau stok frozen food!
Bahan Adonan:
- ± 563 gr ayam cincang
- ± 86 gr kulit ayam
- ± 172 gr udang cincang
- 5 siung bawang putih, haluskan
- Wortel parut secukupnya
- Daun bawang iris secukupnya
- 1 sdt bubuk ngohiong
- 1 sdm minyak wijen
- ± 120 gr tepung tapioka
- ± 70 gr tepung beras
- 1 butir putih telur
- ± 50 ml air es
- Garam, lada, dan penyedap rasa secukupnya
- Kulit tahu secukupnya
- Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat:
1. Campur semua bahan adonan, aduk sampai rata dan kalis.
2. Ambil selembar kulit tahu, isi dengan adonan lalu gulung rapat.
3. Kukus selama ± 35 menit hingga matang.
4. Setelah dingin, potong jadi 3–4 bagian.
👉 Kalau mau dijadikan frozen food, simpan di wadah tertutup lalu bekukan.
5. Saat ingin disajikan, goreng kekian di minyak sedang hingga kecokelatan.
6. Angkat, tiriskan, dan siap dinikmati!
Buat yang masih bingung, kekian itu apa sih? Versi sederhananya, kekian ayam itu olahan daging ayam dan udang yang dibumbui, dicampur tepung, lalu dibungkus kulit tahu, dikukus, dan biasanya baru digoreng saat mau dimakan. Teksturnya kenyal lembut, rasanya gurih, dan versatile banget: bisa jadi lauk, topping mie ayam, campuran capcay, sampai pelengkap bakso. Aku sendiri suka banget jadikan kekian sebagai frozen food. Biasanya sekali bikin, aku langsung buat banyak. Setelah dikukus dan dingin, aku potong-potong, susun di wadah kedap udara, lalu simpan di freezer. Tips dari aku: susun kekian dalam satu lapisan dulu di wadah, alasi pakai baking paper atau plastik supaya nggak saling nempel. Setelah beku, baru ditumpuk. Ini bikin kekian jadi lebih mudah diambil satuan dan nggak gampang hancur. Untuk daya tahan, kekian frozen food biasanya aman sampai 1–2 bulan di freezer asal wadah tertutup rapat dan nggak sering keluar-masuk. Kalau di chiller (kulkas bagian bawah), aku batasi 2–3 hari saja. Saat mau menggoreng dari kondisi beku, aku biasanya diamkan dulu beberapa menit di suhu ruang biar nggak terlalu keras, baru digoreng dengan minyak sedang sampai kecokelatan. Jangan pakai api terlalu besar supaya bagian dalamnya ikut panas merata. Kalau kamu penasaran dengan rasa kekian ayam yang autentik, kuncinya di bumbu dan tekstur adonan. Adonan jangan terlalu cair supaya nggak mudah hancur saat dikukus. Kalau dirasa terlalu lembek, boleh tambah sedikit tepung tapioka. Sebaliknya, kalau terlalu keras, bisa tambah sedikit air es. Ngohiong dan minyak wijen juga penting banget untuk aroma khas kekian. Versi rumahan ini bisa kamu sesuaikan: kalau nggak suka udang, bisa full ayam. Kalau mau lebih ekonomis, jumlah udang dikurangi, ayamnya ditambah. Bahkan bisa juga dijadikan kekian sayur dengan tambahan lebih banyak wortel parut dan daun bawang. Intinya, sekali paham dasar cara bikin kekian ayam udang, kamu bisa kreasikan sendiri untuk stok frozen food yang praktis dan lebih hemat daripada beli jadi.
