J U J U R !! Rasanya ingin menyerah !

Haii Haii Lemonades 🍋

Jujur hari ini rasanya aku ingin menyerah, bukan menyerah pada pernikahanku, tapi menyerah pada peran yang seolah menjadikanku sebagai pahlawan tanpa jeda. ☹️

Di layar hp, kami bertukar kata "sayang" dan "sabar ya," tapi saat video call itu berakhir, aku kembali ke kamar dengan perasaan yang sepi. 🥲

Ternyata LDM bukan cuma soal rindu, tapi soal merasa sendirian di tengah keramaian, dan tanggung jawab.

Jujur-jujuran yuk, apa satu momen yang paling bikin kalian hampir bilang 'aku menyerah' sama keadaan LDM ini?

Kadang berbagi cerita adalah satu-satunya cara supaya kita tetap waras. 😊

#MyJourney #RelationshipStory #ldm #DiskusiYuk

Lemon8_ID Lemon8 Family ✨ Lemon8IRT Lemon8Cantik

5/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenjadi istri rumah tangga (IRT) di tengah jarak yang memisahkan suami dan istri tidaklah mudah, apalagi jika menjalani Long Distance Marriage (LDM). Selain harus mengurus rumah dan anak, perasaan kesepian dan tanggung jawab yang terasa sangat berat sering kali datang tak terduga. Dari pengalaman pribadi, saya menyadari bahwa penting sekali untuk jujur mengakui perasaan ini agar tidak terpendam dan membebani mental. Dalam keseharian, komunikasi melalui layar hp terasa seperti jembatan yang menghubungkan kita dengan pasangan. Namun, begitu video call selesai, rasa sepi itu kembali menyapa, bahkan lebih dalam. Saya mengalami momen-momen dimana saya hampir menyerah karena merasa menjadi pahlawan tanpa jeda, harus kuat tanpa henti menjaga segala sesuatunya seorang diri. Namun, melalui cerita ini, saya belajar bahwa berbagi pengalaman dengan komunitas ibu rumah tangga yang juga menjalani LDM menjadi salah satu cara termudah untuk menyembuhkan dan menguatkan diri. Mendengar cerita orang lain yang mengalami hal serupa atau bahkan lebih berat memberikan inspirasi dan semangat baru untuk terus berjuang. Selain itu, penting juga untuk menjaga komunikasi dengan pasangan secara jujur dan terbuka. Misalnya, dalam OCR terdapat percakapan tentang peran mendidik anak meskipun jarak memisahkan. Suami dan istri perlu memahami bahwa meskipun berjauhan, mereka tetap saling mendukung peran masing-masing, terutama dalam mendidik dan membesarkan anak bersama-sama. Tips yang saya bagikan adalah buat jadwal rutin untuk video call dengan suasana yang menyenangkan, misalnya berbagi cerita tentang anak atau hal kecil yang terjadi selama hari itu. Selain itu, jangan ragu untuk meminta bantuan keluarga atau teman jika beban terasa terlalu berat, karena hidup bukan untuk dijalani sendiri. Mengakui bahwa LDM adalah tantangan yang berat bukan berarti menyerah, melainkan langkah pertama untuk mencari solusi dan bertumbuh menjadi lebih kuat. Saya percaya, selama kita punya niat dan usaha, jarak bukan hambatan untuk menjaga cinta dan keharmonisan keluarga.

1 komentar

Gambar itaa
itaa

samaa ni