ISTANA DARI SERPIHAN LUKA (3)

Bab 3

"Dia bukan suamiku lagi. Jadi, aku tidak melihat alasan kenapa aku harus peduli dengan reputasinya."

Seketika, suasana membeku. Dava tampak gelisah, menatap ibunya, lalu menatapku lagi.

Ibunya berdiri dari kursi dengan mata melotot. "Berani sekali kau bicara seperti itu di hadapan kami! Rumah itu dibangun oleh keluarga Dava!"

Aku menatapnya datar. "Keluarga Dava tidak membayar sepeser pun untuk rumah itu. Kau bahkan tidak tahu setengahnya, Bu. Tapi kalau masih tidak percaya, silakan lihat sertifikatnya atas nama Elena Prameswari."

Teriakan kecil terdengar dari salah satu adik Dava, sementara Dava sendiri hanya diam, rahangnya menegang. Ia tampak seperti pria yang kehilangan kendali atas segalanya reputasi, harga diri, dan rumah yang dulu ia banggakan.

"Besok pagi, sebelum matahari naik, aku ingin kalian sudah tidak ada di sana," lanjutku. "Aku tidak akan menuntut, tidak akan memperpanjang masalah. Tapi aku juga tidak akan membiarkan kalian terus menikmati hasil yang bukan milik kalian."

"Kurang ajar!" seru ibu Dava, melangkah mendekat. Tapi ayahku berdiri lebih dulu, menghadangnya dengan tatapan tajam.

"Cukup, Bu. Anak saya sudah cukup sabar selama tiga tahun menjadi istri yang kalian perlakukan seperti pembantu. Sekarang biarkan dia menegakkan kepalanya," suara ayah terdengar dalam dan tenang, tapi tegas.

Untuk sesaat, tak ada yang berani berbicara. Hanya ada desahan pelan dari Dava yang terlihat kehilangan arah.

Namun suasana itu tiba-tiba berubah ketika seorang pelayan masuk terburu-buru, membawa sebuah kotak berukuran sedang yang dibungkus kertas cokelat rapi.

"Permisi, Nyonya Elena Prameswari," katanya sambil menunduk sopan. "Ini paket khusus. Kurir tadi bilang pengirimnya bernama Tuan Ethan Wijaya. Ia meminta agar diserahkan langsung kepada Anda malam ini."

Aku menatapnya heran. "Ethan Wijaya?" nama itu terasa asing di lidahku. Tapi entah kenapa, aku melihat perubahan ekspresi drastis di wajah Dava.

Ia tampak membeku matanya melebar, wajahnya pucat. Tangan yang semula mengepal kini gemetar.

"Ulangi namanya," Dava mendesis pelan.

Pelayan itu menelan ludah. "Tuan Ethan Wijaya, Tuan."

Suasana di ruangan langsung berubah tegang. Ibu Dava menatap anaknya bingung, sementara wanita bergaun merah berbisik, "Siapa dia, Dava?"

Namun Dava tidak menjawab. Ia menatap kotak di tanganku seolah-olah benda itu adalah bom yang siap meledak.

Aku memegang paket itu, mencoba membaca raut wajahnya. "Kau mengenalnya?" tanyaku dengan nada datar.

Dava menatapku, suaranya rendah tapi tajam. "Jangan buka paket itu, Elena."

Aku mengerutkan kening. "Kenapa? Takut sesuatu terbongkar?"

"Elena, aku serius!" ia melangkah maju, suaranya meninggi. "Letakkan paket itu sekarang juga!"

Tapi aku justru tersenyum. "Lucu sekali. Tadi malam kau memerintahku untuk pergi dari rumahmu, sekarang kau memerintahku agar tidak membuka sesuatu yang dikirim kepada namaku sendiri."

Aku menatap kotak itu lekat-lekat. Ada tulisan kecil di bagian pojoknya, tulisan tangan yang rapi

Untuk Elena. Saatnya kau tahu kebenaran yang seharusnya menjadi milikmu sejak lama.

Dava semakin gelisah. Ia bahkan sempat meraih langkahku, tapi ayahku menahan lengannya.

Aku menatap semua orang di ruangan itu, lalu berkata dengan nada pelan namun penuh tekanan,

"Malam ini kau menceraikanku karena aku tidak bisa memberimu anak, Dava. Tapi entah kenapa aku merasa, paket ini akan membuktikan bahwa bukan aku yang tidak mampu... melainkan kau yang selama ini menutupi sesuatu."

Wajah Dava memucat sepenuhnya.

Aku heran kenapa dia seperti itu? Sepucat itu?

baca selengkapnya di aplikasi KBM App

Penulis Bintang_Malam

judul Istana Dari Serpihan Luka (Kuterima Talakmu)

2025/12/8 Diedit ke

... Baca selengkapnyaCerita ini menarik perhatian saya karena memperlihatkan bagaimana luka batin dan pengkhianatan bisa membentuk takdir seseorang. Karakter Elena yang kuat dan berani menghadapi kenyataan pahit membuat pembaca dapat merasakan konflik batin yang mendalam. Paket yang tiba dari Ethan Wijaya menjadi titik balik penting dalam cerita, membuka tabir rahasia yang selama ini tersembunyi di balik perceraian dan pertikaian keluarga. Ini menghadirkan elemen misteri yang bikin saya nggak sabar untuk tahu kelanjutannya. Dalam novel ini, dinamika keluarga dan pergulatan emosi ditulis dengan sangat hidup. Misalnya, reaksi keluarga Dava yang kacau dan sikap ayah Elena yang mendukung menguatkan tema perjuangan dan keadilan. Berdasarkan pengalaman saya dalam membaca novel semacam ini, konflik yang dihadirkan bukan hanya soal perceraian tapi juga identitas, harga diri, dan hak-hak yang layak diperjuangkan. Jadi bagi yang suka cerita drama keluarga dan misteri, novel ini sangat direkomendasikan. Selain itu, tema tentang ketidaksetaraan dalam rumah tangga yang dipaparkan lewat percakapan antar karakter memberi gambaran realistis masalah yang dialami banyak orang. Hal ini membuat cerita terasa lebih menyentuh dan relatable. Saya juga penasaran dengan siapa sebenarnya Ethan Wijaya dan apa isi paket tersebut yang mampu membuat Dava sangat takut. Ini menimbulkan rasa penasaran dan membuat pembaca ingin terus mengikuti bab-bab selanjutnya agar mendapatkan jawaban lengkap.

Posting terkait

Gambar menampilkan seorang pria dan wanita bergaun merah berdiri bersama, sementara seorang wanita bergaun putih menatap ke samping dengan ekspresi tegang. Teks di atasnya berbunyi "AKU TALAK KAMU. KARENA KAMU MANDUL!" dan balasan "BAGUS! AKU TERIMA DAN KAMU HARUS SEGERA PERGI DARI RUMAH INI." Ini menggambarkan konflik perceraian.
ISTANA DARI SERPIHAN LUKA (2)
Bab 2 Aku menatap bayanganku di cermin besar di depan tempat tidur  mata sembab, wajah pucat, senyum yang kupaksakan di pesta tadi telah menghilang. “Kenapa harus begini, Tuhan?” bisikku lirih. “Aku sudah mencoba menjadi istri yang baik… tapi ternyata itu tidak cukup.” Air mataku jatuh lag
anquindiennastory

anquindiennastory

0 suka

Gambar menampilkan adegan dramatis di sebuah pesta, di mana seorang pria bersama wanita lain menceraikan istrinya yang mengenakan gaun putih. Teks overlay menyoroti dialog perceraian dan judul cerita 'Istana Dari Serpihan Luka (Kuterima Talakmu)' karya Bintang_Malam.
Istana Dari Serpihan Luka (Kuterima Talakmu) 1
“Aku ceraikan kamu, Elena. Karena kamu tidak bisa punya anak. Kamu mandul.” Suara itu menggema di aula besar yang penuh tamu. Musik berhenti seketika. Semua mata tertuju padaku, seolah-olah aku adalah tontonan paling tragis malam itu. Namun anehnya, tidak ada air mata yang jatuh dari mataku. Han
anquindiennastory

anquindiennastory

0 suka

💞 SERPIHAN Luka 🔥

💞 SERPIHAN Luka 🔥

2 suka

Poster drama Tiongkok berjudul 'Dari Ambang Kematian ke Puncak Istana' menampilkan seorang pria di tengah dikelilingi empat wanita dalam pakaian tradisional. Terdapat informasi untuk menonton video lengkap di Telegram @dracinvirals dengan dubbing/subtitle Indonesia dan tanpa iklan.
dari ambang kematian ke puncak istana
dari ambang kematian ke puncak istana Full video klik link di bio atau cek telegram t.me/dracinvirals #dracin #dracinviral #dracinrekomendasi #dracinlovers #dracinterbaru
Dracin Viral

Dracin Viral

1 suka

{~serpihan❤️‍🩹luka~}

{~serpihan❤️‍🩹luka~}

1 suka

🔏💔 serpihan luka💔🔏

🔏💔 serpihan luka💔🔏

6 suka

Ilustrasi seorang wanita muda berambut perang, berbaju cerah, sedang menulis di meja yang dipenuhi buku. Lampu kota kelihatan di luar tingkap pada waktu malam. Teks "Serpihan di hadapan" dengan bunga merah jambu tertera di atasnya.
🌺Serpihan di hadapan🌺
Namanya Aisyah. Di sekolah, di rumah, bahkan di setiap langkah kaki yang di ambil, kata-kata mereka menempel seperti debu yang degil. "Tak pandai," "Bodoh," "Takkan pernah berjaya." Kata-kata itu menusuk, membakar. Namun, Aisyah belajar sesuatu yang jarang difahami orang : l
Aksara Yang Tertinggal

Aksara Yang Tertinggal

0 suka

Serpihan Rasa Musafir Cinta
"musafir malam terlena dalam pangkuan malam berbisik lirih ,melangitkan doa di atas hamparan sajadah di kaki langit malam"
Serpihan Rasa Musafir Cinta

Serpihan Rasa Musafir Cinta

1 suka

Serpihan cerita hidup aku
Haiiiiii sobat lemon Sedikit cerita, aku pernah resign dr corporate multinasional. Lalu jualan produk digital. salah 1 nya template amplop lebaran ini tahun lalu. Tapi tapi tapi, templatenya engga laku dong hehehehehehee yang laku malah amplop fisiknya yg aku jual ke temen2 aku dan lewat shopee
thisLia

thisLia

1 suka

Seorang wanita berhijab hitam mengenakan setelan kotak-kotak cokelat muda dengan rok plisket, duduk di bangku kayu. Ia tersenyum tenang, mencerminkan harapan untuk hidup dengan hati yang damai.
dari banyak harapannnnnn....
aku cuma berharap bisa hidup dengan hati yang tenang dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. #serpihanhati #hatitenang #jiwasehat
Elin tamaya

Elin tamaya

2 suka

“Yang Kamu Ucapkan Diam-Diam… Ternyata Jadi Istana
Kadang kita merasa amal kecil itu nggak berarti… padahal setiap dzikir yang terucap, Allah jadikan bangunan indah di surga 🌿 Bukan dari batu… tapi dari keikhlasan yang mungkin nggak ada yang lihat. Dan saat lisan kita diam… tanpa sadar, kita juga menghentikan “pembangunan” itu 😔 Hari ini… ma
RuangHati

RuangHati

82 suka

🔏💔 serpihan luka💔🔏

🔏💔 serpihan luka💔🔏

4 suka

~ Serpihan Kaca Yang Tersimpan ~
Petang itu, angin bertiup lembut di kampung. Seorang gadis kecil berdiri di ambang pintu rumah nenek, matanya memandang jauh ke arah rumah lama yang kini tampak sunyi. Di luar, dunia bersinar—matahari hangat, daun-daun bergoyang—tapi di dalam hatinya, segalanya masih gelap. Rumah lama itu seperti k
Aksara Yang Tertinggal

Aksara Yang Tertinggal

2 suka

Pergi: serpihan masa lalu
aku , masa depanku dan traumaku
Widya Khanza🥀

Widya Khanza🥀

1 suka

Ilustrasi seorang wanita dengan ekspresi terkejut, tangannya terulur ke rak buku. Sebuah bingkai foto berisi gambar wanita lain sedang jatuh dari rak. Terdapat logo Goodnovel dan teks "Lestari cuma mau ambil buku... tapi malah masuk ke masalah besar." di gambar.
Rekomendasi Good Novel
Rumah itu bukan sekadar sepi… namun penuh luka yang belum sembuh. #Lemon8 indonesia #promosinovel #goodnovelindonesia #dramarumahtangga #kisahlestari ✨✨✨ Bab 5b Lestari duduk di lantai, tidak terlalu dekat, tapi juga tidak terlalu jauh. “Hai lagi, Lintang. Tante bawa teman bua
Pakyang

Pakyang

1 suka

Imej menunjukkan puisi bertajuk 'Luka dari Namamu' dengan latar belakang gelap pokok-pokok bersiluet dan sebuah rumah suram. Puisi itu meluahkan perasaan cinta yang mendalam, pengkhianatan, dan kesakitan yang berpanjangan, selaras dengan suasana melankolik gambar.
Luka dari Namamu
Kau tahu apa yang paling menyakitkan? Bukan kehilangan — tapi disakiti oleh orang yang aku percaya takkan pernah menyakitiku. Aku tak marah, hanya penat menjadi tempat yang kau tinggalkan. Aku pernah jadi rumah untuk cintamu, tapi kini aku hanya reruntuhan yang mengingat setiap langka
Aksara Yang Tertinggal

Aksara Yang Tertinggal

23 suka

serpihan luka😢😢

serpihan luka😢😢

0 suka

istana bintang
#capcut
lordzxz

lordzxz

1 suka

Semangat pagi 💪🥰🥰
Serpihan hati 💔🥀Syifa🌹SF07

Serpihan hati 💔🥀Syifa🌹SF07

1 suka

Jogja Rasa Istana Eropa
Nggak perlu terbang belasan jam buat ngerasain vibes istana klasik. Cukup melipir ke Grand Palace Hotel Yogyakarta, langsung disambut pilar-pilar megah dan patung ala Roma yang estetik banget! 🏛️ ​Setiap sudutnya bener-bener royal vibes. Dari lobby sampai area kolam renangnya bikin berasa jadi b
Ibu Indah Cantik

Ibu Indah Cantik

1 suka

ISTANA KEPRESIDENAN YOGYAKARTA
👑Vorstenlanden : Tanah Para Raja👑 #gedungagungyogyakarta #istanakepresidenanyogyakarta #yogyakartapresidentialpalace #inongputeri #happygoluckymom😘💕
INONG PUTERI

INONG PUTERI

0 suka

Lihat lainnya