Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Dokter Konglomerat dengan Mahar 1 Milyar (2)
Tujuh tahun aku mencintainya. Deg-degan saat akad nikah di ambang mata, tapi ternyata yang disebutnya bukan namaku 😭
***Diselingkuhi Tunangan Dinikahi Dokter Konglomerat dengan Mahar 1 Milyar (2)
"Shany, Kay tidak mencintaimu lagi! Setahun lalu, begitu mengetahui kenyataan tentangmu, mentalnya ambruk. Sampai suatu malam, saat aku merayakan viralnya reality show terbaruku di sebuah kafe hotel, aku berjumpa Kay yang ma buk. Lalu kami ... dan sekarang aku h4 mil 2 bulan." Sherina bertutur sambil menangis.
“Diam!” Tanpa sadar, aku menjerit. "Pasti ada yang nggak beres! Kay bukan lelaki macam itu. Pasti kamu yang meng go danya. Dari dulu kamu selalu merebut milikku--"
"Teganya kamu nuduh Kakak, Shan!" Sherina memekik sedih.
"Dasar anak kurang adab! Sudahlah bikin malu, malah memfitnah kakak sendiri!" teriak ibu tiri padaku.
"Sudah cukup!” bentak Papa padaku. “Aku sudah habis sabar menghadapi anak pembangkang sepertimu! Dari kecil kamu selalu merasa benar! Selalu melawan! Tak tau diri! Tak pandai bersyukur! Pergi dari rumah ini! Sekarang!"
Papaku menuding ke arah pintu.
Aku gemetar. "Papa, Shayna nggak bersalah ...."
"Pergi dari rumah ini! Papa tak sudi melihatmu lagi! Pergi saja ke semua laki-laki yang kau kencani dalam foto-foto itu!"
"Nggak, Pa. Shany nggak pernah ngelakuin itu. Tolong percayai Shany. Beri waktu untuk membuktikan kebenarannya ...." Aku menghiba-hiba. Kupeluk kaki Papa sambil diguncang-guncang pelan. Saat itu, hanya Papa yang kupikir mampu membelaku.
"Kesalahannya sudah separah itu! Kalau kamu masih ngasih kesempatan pada kancil licik ini, aku dan Sherin yang akan pergi!" ucap ibu tiriku, tajam. "Akan kutarik semua sahamku di perusahaan!" tambahnya, histeris.
Memerah mata papaku. Ditendangnya tubuhku tanpa ampun, mungkin demi menjaga hubungannya dengan istri tercinta.
Aku terguling. Punggungku membentur dinding. Rasa sakit mendera, tapi itu tak seberapa dibandingkan nyeri yang membor jantungku akibat diperlakukan kasar oleh Papa. Padahal, di dunia ini, aku hanya punya Papa dan ... Kay.
***
"Kamu dokter cerdas, berprestasi, tapi kelakuanmu tak mencerminkan intelektualitasmu. Aku bersyukur, tak jadi menikahimu."
Kalimat tajam dan dingin terlontar dari mulut Kay. Kami bertemu di kafe, setelah aku meneleponnya.
"Setahun yang lalu, Sherina dan Gio membeberkan kelakuanmu. Awalnya aku tak percaya. Tapi kata Sherin, kamu pasti tak mau mengaku. Gio bersedia membantu mengawasi kegiatanmu dan melaporkannya padaku. Darinya aku tau, kamu ke mana saja dan jalan sama siapa.
Gio sepupumu sendiri, tak mungkin bohong. Dia kasian padaku. Kamu juga sulit dihubungi, selalu sibuk menangani pasien. Saat aku down, Sherina yang selalu di sisiku. Menyemangatiku."
"Itu tidak benar ...." Aku menggeleng. Pilu.
"Itu kenyataannya."
"Kamu selalu bilang, sangat mencintaiku."
"Tidak lagi." Kay buang muka.
"Jika aku dapat membuktikan kenyataannya, apakah Mas mau kembali padaku?"
"Tidak, Shan. Udah terlambat."
"Ke-kenapa, Mas?" Aku bertanya seperti orang bodoh.
"Kebenaran itu udah nggak penting lagi. Mengerti? Aku harus bertanggung jawab pada Sherina!"
"Seandainya--"
"Berhentilah, Shan! Beruntung orang tuaku tak tau kelakuanmu. Tapi kamu menyembunyikan kenyataan yang lebih bu ruk."
"A-apa itu?"
"Kamu tak ber-na-sab! Orang tuaku pantang memiliki menantu yang tak jelas na-sabnya. Keturunan dari anak hasil z*n* kabarnya bakal susah diatur, berpotensi idiot, dan ada kemungkinan mewarisi bakat z*n*. Itu terbukti padamu, kan?" Kay pergi usai mengucapkan akhir kalimat yang ke jam.
***
Judul KBM App: Diselingkuhi Tunangan, Dinikahi Dokter Konglomerat dengan Mahar 1 Milyar
Akun KBM App: Rimbun Cahaya
Username: Cempaka97
TAMAT DI KBM APP
Pengalaman pribadi saya membaca kisah ini membuat saya sangat terhanyut dengan drama kehidupan yang dialami oleh tokoh utama. Cerita tentang diselingkuhi oleh tunangan dan kemudian menikah dengan dokter konglomerat dengan mahar fantastis 1 miliar, menghadirkan gambaran betapa pahit dan rumitnya realita hidup percintaan. Dalam kehidupan nyata, saya pernah melihat bagaimana sebuah hubungan yang sudah berjalan bertahun-tahun bisa berakhir dengan pengkhianatan. Rasa sakit dan kecewa yang dirasakan tentu sangat mendalam, apalagi jika melibatkan orang-orang terdekat seperti keluarga. Hal ini mencerminkan bagaimana tekanan dari orang tua dan ibu tiri dalam cerita tersebut juga semakin memperberat beban mental tokoh utama. Selain itu, kisah ini juga menyinggung soal sosial dan budaya mengenai pentingnya asal-usul dan reputasi keluarga dalam memilih pasangan, terutama di kalangan orang-orang kaya dan berpengaruh. Saya percaya, meskipun cinta itu penting, tapi terkadang faktor lain seperti status sosial, latar belakang keluarga, bahkan isu keturunan masih memiliki pengaruh kuat di masyarakat kita. Pengalaman saya juga mengajarkan bahwa membuktikan kebenaran membutuhkan kesabaran dan keteguhan hati. Tokoh utama yang berusaha membela diri dan mengharapkan pengakuan dari orang yang dicintainya, sangat menggambarkan pergulatan batin yang mungkin dialami banyak orang di luar sana. Cerita ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kejujuran, komunikasi, dan integritas dalam sebuah hubungan. Jangan mudah terpengaruh oleh gosip atau fitnah, selalu pelajari fakta secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan. Kisah ini juga menunjukkan bagaimana kekayaan dan status sosial tidak serta merta bisa menjamin kebahagiaan seseorang. Akhirnya, saya berharap kisah ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun yang sedang mengalami masalah serupa, bahwa bahkan saat dunia terasa hancur dan tidak adil, selalu ada jalan untuk bangkit dan menemukan kebahagiaan baru. Mendapatkan pasangan yang benar-benar mencintai Anda apa adanya merupakan hal terpenting dalam hidup.

