PERAWAT HALAL KESAYANGAN TUAN DUDA LUMPUH (3)

"Kamu butuh pekerjaan? Nikahi aku. Rawat aku dan anakku, mau?"

******

Judul

PERAWAT HALAL KESAYANGAN TUAN DUDA LUMPUH

Karya Suare Hening

Di KBM_APP

******

"Hah?! Menikah? Maksud Tt-tuan?*

"Setelah menikah, kamu boleh tinggal di rumah ini, di ka_mar besar dan mewah, kebutuhanmu dicukupi, kamu dilindungi, aku berikan pula u_ang bulanan yang besar, seratus ju_ta perbulan, masih ada bonus lainnya, bagaimana?"

"Hah?! Seratus ju ta?!" Indira ternganga. Bumi seolah berhenti berputar, jantungnya lupa berdenyut, seluruh tubuhnya terasa menggigil.

Menikah? Seratus juta tiap bulan?

Pria yang baru ia kenal beberapa jam lalu? Menawarkan sebuah pekerjaan tak masuk akal, perlindungan dan kenyamanan sebagai ganti sebuah status.

​“Maksud Tuan … menikah? Kita? Apakah saya salah dengar?” suara Indira bergetar hebat, lebih karena kebingungan dari pada ketakutan.

​Raditya memajukan kursi rodanya sedikit, merapatkan jarak. Aura wibawa dan kekuasaannya terasa begitu nyata.

​“Kamu mendengarnya dengan benar, Nona Indira. Saya pria lumpuh. Selama ini, saya mengurus diri sendiri, sedikit dibantu oleh perawat pria. Saya tidak mengizinkan wanita asing yang bukan mahram menyentuh saya untuk urusan pribadi yang intim. Ini adalah prinsip yang saya pegang.”

​Raditya berhenti, tatapannya menyapu wajah Indira yang masih sembab dan bingung.

​“Jika kamu bersedia mengambil peran sebagai perawat utama saya, kamu harus halal. Kita menikah. Formalitas saja untuk status halal dan kepastian bahwa kamu bisa merawat saya tanpa keraguan.

Imbalannya?” Raditya menyandarkan punggung, nada suaranya kini bergeser ke bisnis murni.

"Seperti yang saya ucapkan tadi, saya penuhi semua kebutuhanmu, tempat tinggal yang aman, terlindungi dan kamu akan menerima ua_ng bulanan yang layak. Bagaimana?”

"​Perawat halal? Ga_ji yang lebih besar dari ga_ji di cafe?" Ya Tuhan. Indira membatin dalam hati sambil menghela napas.

Sebuah keyakinan melintas, Inilah cara Tuan Raditya melindungi privasinya. Ini adalah perjanjian yang nyeleneh bin aneh baginya … tapi menyelamatkannya.

Sebuah pintu keluar dari neraka yang akan diciptakan Bagas untuk Indira, yakni menjadi perawat gratisan .

Indira tersenyum, senyum tulus yang begitu manis, menerangi wajahnya yang masih tersisa jejak air mata.

Senyum itu sejenak membuat hati Tuan Raditya, si tuan muda yang kaku, terpaku.

"Saya mau, Tuan, sangat mau," jawab Indira mantap, hatinya terasa ringan, seolah beban berton-ton telah terangkat.

​Namun, senyum Raditya tak kunjung muncul. Wajahnya kembali dingin, bahkan lebih dingin dari sebelumnya.

"Baik." Raditya mengangguk kaku. Ia menekan tombol di samping kursinya, menjauh dari gadis di depannya.

"Dengarkan baik-baik, Nona Indira. Ini adalah kontrak. Pernikahan ini hanya formalitas. Hanya agar kau halal dan tenang merawatku. Kamu adalah perawat, pengasuh, dan ... pelindung kehormatan saya. Jangan pernah menuntut lebih sebagai seorang istri sejati."

​Ucapan itu adalah pembatasan. Garis merah yang tak boleh Indira lewati.

​“Siap, Tuan,” jawab Indira riang, kata-kata Raditya tak mengurangi kebahagiaannya sedikit pun. Dia pun tak ingin menuntut banyak, bisa mendapat tempat tinggal nyaman, terlindungi, gaji banyak dan jauh dari Bagas sudah sangat menolongnya.

"Tidak masalah. Saya akan bekerja merawat Tuan dan Non Jelita dengan baik, sepenuh hati. Sekali lagi, terima kasih, Tuan. Saya permisi.”

​Indira membungkuk sopan, lalu berbalik cepat. Kakinya terasa ringan, tidak sabar ingin berlari ke luar dan memeluk Bi Maryam, menceritakan keberuntungan luar biasa ini. Beruntung? Ya, di tengah bencana, hatinya hancur lebur setelah melihat penghianatan dan perselingkvhan calon suami, yang kemarin masih dianggap belahan jiwa dan separuh nyawanya.

Tawaran Tuan Raditya adalah keberuntungan.

​Dan menjadi jalan membalas dendam pada mantan kekasih penghia_nat.

Bersambung

2/5 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman bekerja sebagai perawat pribadi memang tidak biasa, apalagi jika melibatkan status pernikahan yang sebatas formalitas untuk kejelasan hukum dan perlindungan dalam pekerjaan. Menurut sebagian perawat di lapangan, hubungan profesional sekaligus legal seperti ini membantu menjaga batasan dan privasi antara pasien dan perawat, terutama dalam kasus-kasus yang membutuhkan penanganan sangat pribadi. Dalam kisah Indira, penawaran nikah dengan imbalan bulanan yang sangat besar tentu menjadi peluang yang sangat langka sekaligus penuh dilema. Dari sudut pandang lain, skema ini bisa menjadi solusi bagi pasien berkebutuhan khusus seperti Tuan Raditya yang membutuhkan perawatan intens dan ingin menjaga kehormatan serta rasa aman bagi dirinya dan orang yang merawatnya. Namun, yang paling menarik adalah bagaimana Indira memilih menerima tawaran ini bukan hanya karena faktor materi atau keamanan, tapi juga sebagai cara membebaskan diri dari situasi sulit dan membalas dendam pada masa lalunya. Cerita ini menggambarkan betapa kompleksnya hubungan antar manusia yang dipengaruhi oleh kebutuhan ekonomi, norma sosial, dan kepercayaan terhadap orang lain. Bagi yang pernah bekerja sebagai caregiver atau perawat, penting untuk memahami bahwa profesi ini menuntut kesabaran, pengorbanan, dan integritas tinggi. Perlakuan istimewa dan kontrak khusus bisa menjadi bentuk apresiasi yang nyata, tapi tetap harus diimbangi dengan etika kerja dan batasan profesional yang jelas agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Kesimpulannya, kisah "Perawat Halal Kesayangan Tuan Duda Lumpuh" mengajak pembaca menyelami sisi lain profesi perawat yang tidak hanya soal merawat secara medis, tapi juga mencakup aspek hukum dan hubungan sosial. Cerita ini membuka wawasan tentang bagaimana sebuah pernikahan formalitas bisa menjadi jembatan bagi keamanan, kestabilan finansial, dan kehormatan dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan.

Cari ·
parfum isi ulang cewek tahan lama segar