2025/11/12 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur awalnya aku juga suka cuek soal BPOM. Yang penting produk lagi viral, review bagus, langsung kalap beli. Sampai akhirnya aku iseng buka laman cekbpom.pom.go.id dan nemu kolom khusus "Penjelasan Publik" atau yang sering disebut daftar Public Warning BPOM. Buat yang belum tahu, Public Warning BPOM ini semacam daftar produk bermasalah yang ditarik atau diperingatkan karena mengandung bahan berbahaya, dilarang, atau izinnya fiktif. Di situ banyak banget contoh: ada kosmetik dengan merkuri, krim pencerah pakai hidrokinon, lotion abal-abal, sampai suplemen penambah berat badan yang ternyata mengandung obat keras seperti Siproheptadin HCl dan Deksametason. Bahkan ada juga kopi kuat pria yang dicampur Sildenafil dan lain-lain. Cara aku biasa cek: 1. Buka situs resmi: cekbpom.pom.go.id (pastikan alamatnya benar, jangan situs tiruan). 2. Masuk ke bagian "Penjelasan Publik" atau menu sejenis yang menampilkan daftar Public Warning. 3. Ketik nama produk, merek, atau lihat satu-satu list-nya. Kadang tulisannya panjang, tapi di detail produk bakal kelihatan alasan penarikan dan bahan kimia obat apa yang terkandung. Waktu aku cek, aku kaget karena beberapa nama yang mirip dengan produk viral di luar sana muncul di daftar: ada krim whitening yang mengandung merkuri, night cream dengan hidrokinon dosis tinggi, dan berbagai skincare dengan klaim "glowing" atau "whitening" instan. Di screenshot yang sering beredar, teman-teman juga mungkin pernah lihat nama-nama seperti whitening cream, lotion, atau kapsul penambah berat badan yang statusnya "Dilarang" karena mengandung bahan berbahaya. Dari situ aku mulai lebih hati-hati sama skincare dan suplemen: - Kalau ada klaim hasil instan (putih dalam 3 hari, glowing dalam semalam, naikin berat badan super cepat, dll), aku langsung curiga dan cek ke BPOM. - Aku juga hindari produk yang kemasannya tidak mencantumkan izin edar jelas, atau nomor BPOM yang kalau dicek ternyata tidak terdaftar/tidak sesuai. - Untuk kosmetik dekoratif (lipstik, eyeshadow, blush on, nail polish), aku perhatiin juga info pewarna. Di Public Warning sering ada info soal pewarna yang statusnya berbahaya kalau dipakai di area tertentu. Buat teman-teman yang lagi buntu atau ragu soal keamanan produk, coba jadikan cekbpom.pom.go.id sebagai kebiasaan sebelum beli atau pakai. Anggap aja ini "game" iseng: masukkin nama produk yang kamu pakai sekarang, lihat apakah aman atau pernah muncul di daftar Public Warning. Kalau ternyata ada di sana dengan status mengandung bahan berbahaya, jangan ragu untuk stop pakai dan konsultasi kalau perlu. Intinya, skincare dan suplemen itu boleh banget dipakai, tapi jangan lupa: cantik dan sehat pelan-pelan lebih penting daripada hasil instan tapi pakai bahan berbahaya yang ujung-ujungnya bikin masalah kesehatan jangka panjang.

Cari ·
edit konten edukasi menarik