Ini teman-teman yang gila minum vitamin D3 sampai 150ribu IU perhari tanpa pantauan dokter ataupun pengecekan kadar vitamin D tubuh🙏🏼 semoga kalian dijauhkan dari ini.
Mengonsumsi vitamin D3 memang penting untuk menjaga kesehatan tulang dan sistem imun, tetapi dosis yang berlebihan dapat berbahaya. Dari pengalaman yang dibagikan, overdosis vitamin D3 hingga 150 ribu IU per hari — jauh melampaui dosis harian yang direkomendasikan yakni 600-800 IU — dapat menyebabkan akumulasi vitamin D dalam tubuh sehingga menimbulkan hipervitaminosis D. Kondisi ini memicu peningkatan kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia) yang berujung pada kerusakan ginjal. Saya pernah membaca sebuah kasus di mana seorang pria mengalami mual, muntah, nyeri perut, kram kaki, dan tinnitus setelah mengonsumsi vitamin D dalam dosis tinggi tanpa pengawasan dokter. Berat badannya juga turun drastis hingga 12,7 kg tanpa sebab jelas, yang menjadi tanda kondisi serius. Kondisi tersebut memaksa pria tersebut untuk memeriksakan diri dan akhirnya didiagnosis mengalami keracunan vitamin D. Vitamin D merupakan vitamin larut lemak yang disimpan dalam hati dan jaringan lemak, sehingga bila dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang tanpa kontrol ketat, bisa menimbulkan efek samping serius. Suplementasi harus disesuaikan dengan kebutuhan individu, mempertimbangkan faktor seperti usia, indeks massa tubuh, status gizi, dan paparan sinar matahari. Misalnya, individu dengan obesitas mungkin memerlukan dosis yang berbeda. Pengalaman ini menggarisbawahi pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen vitamin D, terlebih dosis tinggi. Pemeriksaan kadar vitamin D dan kadar kalsium secara berkala sangat dianjurkan agar risiko hipervitaminosis bisa dihindari. Saya sendiri selalu memastikan untuk melakukan cek kesehatan rutin tiap kali mengonsumsi suplemen vitamin D, dan dosis yang saya pilih pun didasarkan pada rekomendasi dokter. Jadi, hati-hati dengan suplementasi vitamin D3 yang tidak terkontrol. Jangan sampai niat menjaga kesehatan malah berujung pada komplikasi serius seperti gagal ginjal. Jika merasa butuh tambahan vitamin D, lakukan konsultasi medis dan lakukan pengecekan kadar vitamin D tubuh secara rutin sebagai langkah pencegahan.