Darurat edukasi kali ya, apalagi orang begini dijadikan panutan ngajarin yang benar. Ya, ampun banyak loh dokter lain yang kompeten.
Dalam dunia kesehatan dan kecantikan, edukasi yang tepat sangat penting terutama saat isu legalitas produk kosmetik dan skincare semakin mencuat. Saya pribadi pernah menghadiri seminar tentang legalitas produk impor, termasuk jastip dari Thailand, dan sangat menyadari betapa pentingnya memilih produk yang sudah terdaftar resmi di BPOM untuk menghindari resiko kesehatan. Situasi seperti yang sedang viral ini membuktikan bahwa tidak semua orang yang memberikan edukasi adalah sumber yang valid atau kompeten, apalagi jika mereka mendapat tempat sebagai pembicara di forum resmi namun justru menyebarkan informasi keliru bahkan menghina sejawatnya. Ini tentu membingungkan masyarakat awam yang ingin belajar tentang cara cek legalitas produk. Pengalaman saya menggunakan produk skincare yang asal-usulnya jelas dan aman membuat saya percaya pentingnya edukasi yang benar dan komprehensif. Seseorang harus bisa menelusuri track record penjual produk dan keabsahan sertifikat BPOM mereka. Jangan tergiur harga murah atau kemasan menarik tanpa memverifikasi keaslian produk. Selain itu, etik dan profesionalisme para dokter dan influencer yang berbicara di publik juga sangat menentukan kepercayaan masyarakat. Menjaga integritas sangat penting agar edukasi yang disampaikan benar-benar membantu, bukan malah menimbulkan kebingungan dan perpecahan di komunitas. Akhirnya, kita sebagai konsumen dan pengguna produk skincare harus aktif belajar dan kritis terhadap sumber informasi, serta selalu mengutamakan keamanan dan kesehatan di atas segala hal. Edukasi yang benar dari para ahli yang kompeten sangat diharapkan agar kasus seperti ini tidak terulang lagi.