Siapa yang disini capek dan pegal-pegal serta nyeri badan setelah kosumsi obat. Solusinya bukan berhenti minum obat tetapi, tambah asupan suplemennya.
Seiring dengan penggunaan obat golongan statin seperti simvastatin dan atorvastatin yang biasa digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol, banyak pengguna yang mengalami efek samping berupa pegal dan nyeri otot. Hal ini terjadi karena statin menghambat jalur mevalonate yang juga mengurangi produksi Coenzyme Q10 (CoQ10), suatu zat penting dalam produksi energi di mitokondria sel, terutama pada otot. Untuk mengatasi gejala pegal dan kelelahan tersebut, menambahkan suplemen yang mengandung CoQ10 dipercaya mampu membantu mengembalikan energi otot dan mengurangi nyeri. CoQ10 berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas serta meningkatkan efisiensi pembakaran lemak dan karbohidrat menjadi energi. Selain CoQ10, lesitin yang merupakan fosfolipid penting dalam tubuh juga berperan besar dalam metabolisme dan kesehatan saraf. Lesitin membantu meneruskan impuls saraf dan menjaga kebersihan pembuluh darah sehingga mendukung fungsi organ secara keseluruhan. Kandungan lesitin dalam suplemen membantu memperbaiki fungsi memori dan menjaga keseimbangan metabolik tubuh. Dalam pengalaman pribadi, mengonsumsi lesitin bersama CoQ10 secara rutin membantu mengurangi rasa capek dan pegal setelah penggunaan obat statin. Penting juga untuk memperhatikan pola makan dengan cukup karbohidrat pada siang hari agar suplai energi tubuh tetap optimal, serta menghindari stres berlebih. Suplemen ini biasanya dikemas dengan bahan tambahan yang aman seperti white beeswax dan soya bean oil, dengan status halal dan terdaftar di BPOM, sehingga aman dikonsumsi sebagai pendukung terapi obat statin. Dengan menambahkan CoQ10 dan lesitin dalam regimen suplemen, pengguna statin bisa mendapatkan manfaat kesehatan metabolik lebih baik, mengurangi efek samping yang mengganggu, dan menjaga fungsi jantung serta saraf secara optimal.