4/21 Diedit ke

... Baca selengkapnyaSebagai seseorang yang pernah mengikuti tren perawatan kulit, saya ingin berbagi pengalaman dan pandangan terkait infus whitening dan suntik putih yang sedang ramai dibicarakan. Banyak di antara kita tergiur dengan janji kulit putih instan dan cepat, tetapi tidak menyadari risiko yang mengintai di balik prosedur ini. Dari informasi yang beredar, infus whitening menggunakan vitamin C dan glutathione sebagai bahan aktif utama untuk mencerahkan kulit. Namun, penggunaan vitamin C dalam dosis tinggi sangat berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan seperti mual dan diare, bahkan dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal akibat penumpukan oksalat di ginjal. Pengalaman pribadi saya, setelah mencoba beberapa sesi perawatan dengan kandungan vitamin C, saya merasakan ketidaknyamanan pada perut yang tidak saya duga sebelumnya. Lebih mengkhawatirkan lagi, kandungan glutathione yang juga digunakan memiliki efek samping serius jika dipakai berlebihan, seperti sindrom Stevens-Johnson, reaksi alergi yang berbahaya dan dapat menyebabkan ruam serta nyeri hebat. Saya pernah mengikuti diskusi dengan beberapa teman yang menderita asma, dan mereka mengatakan bahwa glutathione memperburuk gejala mereka, menyebabkan sesak napas dan gangguan pernapasan. Selain itu, prosedur infus whitening ini sering kali dilakukan di tempat yang tidak resmi, bukan di fasilitas kesehatan yang berizin, yang menambah risiko keselamatan pasien. Menurut pengawasan dari BPOM dan Kemenkes, bahkan ada tindakan pencabutan izin edar produk-produk kosmetik berbahaya yang masih beredar di pasaran. Dari pengalaman ini, saya ingin mengingatkan pentingnya memilih prosedur perawatan kulit yang aman dan telah teruji secara medis. Sebaiknya konsultasikan dahulu dengan dokter terpercaya dan jauhi prosedur yang menjanjikan hasil instan tanpa melalui proses yang aman dan jelas. Semoga pengalaman dan informasi ini bermanfaat untuk kita semua agar lebih bijak dalam memilih perawatan kulit dan menjauhkan diri dari produk atau prosedur yang dapat membahayakan kesehatan.