ngobeng baung tangan kosong
sekor terus bertambah
Aku sendiri kenal ikan baung dari kecil, soalnya di kampungku sungainya masih lumayan bersih dan warga sering mancing atau ngobeng baung. Buat yang belum tahu, ikan baung itu termasuk ikan sungai air tawar yang badannya memanjang, kepalanya agak pipih, dan punya kumis kayak lele. Dagingnya terkenal gurih dan nggak terlalu berduri, makanya banyak orang suka. Kalau lihat gambar ikan baung sungai di internet, biasanya warna tubuhnya cokelat keabu-abuan, bagian perutnya lebih terang. Kulitnya halus tanpa sisik tebal. Di sekitar mulut ada beberapa pasang sungut atau kumis yang dipakai buat meraba makanan di dasar sungai. Buat aku, yang paling khas dari ikan baung adalah bentuk kepalanya yang sedikit runcing dan matanya yang nggak terlalu besar. Ikan baung biasanya suka ngumpet di bagian sungai yang agak dalam, arusnya tenang, dan banyak batu atau akar pohon. Pas aku ngobeng tangan kosong, aku biasanya nyusurin pinggiran sungai yang ada celah batu atau lubang di pinggir tebing tanah. Tangan dimasukin pelan-pelan ke lubang, diraba pelan, baru kalau kerasa ada ikan baung langsung dipegang erat dan diangkat cepat. Rasanya deg-degan, tapi seru banget. Kalau kalian cari gambar ikan baung sungai buat bahan referensi, coba perhatiin juga habitat di sekitarnya. Biasanya airnya agak keruh tapi masih mengalir, ada batu, kayu, dan akar. Dari pengalaman, baung nggak terlalu suka tempat yang terlalu dangkal dan ramai orang. Makanya kalau mau cari, pilih waktu yang agak sepi, misalnya pagi banget atau sore menjelang gelap. Soal rasa, daging ikan baung menurutku lebih lembut dibanding beberapa ikan sungai lain. Enak banget kalau dimasak gulai, asam pedas, atau digoreng kering. Di beberapa daerah, baung sungai malah jadi menu favorit di warung makan. Kalau lagi dapat baung lumayan banyak pas ngobeng, biasanya aku bagi-bagi ke tetangga juga. Buat yang pengin motret atau bikin gambar ikan baung sungai yang bagus, usahakan cuci dulu ikannya biar bersih, terus difoto di tempat yang cukup cahaya. Bisa pakai alas daun pisang atau talenan kayu biar kelihatan lebih natural. Menurutku, foto close up bagian kepala dan kumisnya juga menarik, soalnya di situ kelihatan jelas ciri khas ikan baung. Intinya, ikan baung ini salah satu ikan sungai yang seru buat dicari sekaligus dinikmati. Dari pengalaman ngobeng tangan kosong sampai lihat langsung bentuk dan tingkahnya di habitat asli, bikin aku jadi makin menghargai sungai yang bersih dan alami. Kalau kalian punya pengalaman sendiri soal ikan baung, entah dari mancing atau masak, seru juga kalau bisa saling tukar cerita.







































