Sushi Stop adalah sebuah perusahaan penyedia makanan dan minuman, khususnya sushi, yang berasal dari Indonesia. Mereka dikenal sebagai pelopor sushi "affordable" atau terjangkau di Indonesia. Sushi Stop menawarkan berbagai jenis sushi dengan harga mulai dari Rp 3.000 per potong, dan mengklaim menggunakan bahan-bahan premium serta halal.
Sebelah Bakamla, Jl. Pemuda No.2, Rawamangun, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
... Baca selengkapnyaBuat kamu yang lagi cari sushi di Tebet, Sushi Stop ini menurutku salah satu opsi paling aman buat kantong. Walau di konten aku tulis alamat cabang Rawamangun, mereka juga punya cabang Sushi Stop Tebet yang nggak kalah rame. Secara tampilan, eksteriornya gampang dikenali: logo Sushi Stop merah putih, bangunan kuning-hitam, dan biasanya banyak driver ojol parkir di depan – tanda tempatnya memang laris buat pesan online.
Soal menu, jangan bayangin cuma sushi biasa ya. Di foto-foto kelihatan banget kalau mereka nggak pelit pilihan: ada sushi roll dengan saus oranye yang creamy, sushi goreng renyah, nigiri, maki, sampai stik kepiting. Beberapa disajikan di piring batu tulis hitam yang bikin tampilannya keliatan fancy, padahal harganya mulai dari sekitar Rp3.000 per pcs. Ini cocok banget kalau kamu tipe yang suka pesan banyak varian buat dicicipin bareng teman.
Selain sushi, cabang-cabang Sushi Stop (termasuk Tebet) biasanya juga punya ramen dan donburi. Di mejaku waktu itu ada semangkuk ramen besar lengkap dengan topping, plus donburi ayam katsu yang porsinya bikin kenyang. Side dish-nya juga lumayan lengkap: ada gyoza goreng, edamame, inari sushi, plus wasabi dan kecap di mangkuk kecil. Jadi kalau kamu bawa keluarga atau teman yang nggak terlalu suka sushi, masih ada pilihan lain yang lebih “aman”.
Buat yang penasaran sama logo Sushi Stop, di cabang Tebet logonya cukup eye-catching – kombinasi merah-putih dengan tulisan yang simple. Dari jauh sudah kelihatan, jadi gampang dicari kalau kamu lagi jalan kaki atau naik motor di sekitaran Tebet.
Pengalaman makannya sendiri menurutku cukup nyaman untuk ukuran restoran sushi affordable. Meja kayu simpel, piring batu tulis hitam bikin makanan kelihatan estetik buat difoto, dan makan ramean di satu meja penuh sushi, ramen, edamame, dan minuman berasa seperti makan di resto Jepang versi hemat. Saran dari aku, kalau ke Sushi Stop Tebet:
- Datang di luar jam makan siang/malam biar nggak terlalu ramai.
- Manfaatkan paket promo atau diskon (mereka cukup sering ada promo tertentu).
- Mix pesanan antara sushi roll saus oranye, sushi goreng, nigiri, dan minimal satu menu ramen atau donburi biar lebih puas.
Jadi, kalau kamu lagi googling "sushi di Tebet" atau "Sushi Stop Tebet" dan bingung mau coba atau nggak, menurutku ini tempat yang pas buat kamu yang pengin makan sushi halal, harga bersahabat, tapi tetap berasa manjain lidah.