... Baca selengkapnyaAku suka banget bikin peyek kacang tanah sebagai stok cemilan di rumah, soalnya awet dan bisa jadi teman makan apa saja. Selain bahan yang sudah aku tulis, ada beberapa tips dan cara yang biasa aku pakai supaya hasilnya benar-benar renyah dan tidak mudah melempem.
Pertama, pilih kacang tanah yang kualitasnya bagus. Aku biasanya pakai kacang utuh, bukan yang sudah disangrai atau diblender. Kacangnya bisa direndam sebentar lalu ditiriskan supaya waktu digoreng lebih cepat matang dan tidak keras. Kalau suka, kacangnya boleh sedikit disangrai dulu biar wangi, tapi jangan terlalu lama supaya tidak gosong.
Untuk adonan tepung beras, kekentalannya penting banget. Aku biasanya buat adonan agak cair, jadi ketika disendok ke minyak panas, peyeknya tipis dan kriuk. Kalau terlalu kental, peyek jadi tebal dan kurang renyah. Air bisa disesuaikan, ditambah sedikit demi sedikit sampai dapat tekstur yang pas, kira-kira seperti adonan crepe yang tidak terlalu kental.
Bumbu halus seperti bawang putih, kemiri, kencur, dan sedikit garam serta royco ayam bikin rasa peyek lebih gurih. Kencur dan daun jeruk wajib buat aku, karena mereka yang bikin peyek kacang punya aroma khas yang beda dengan kerupuk biasa. Santan juga bikin rasa lebih gurih dan ada sedikit sensasi creamy, tapi jangan kebanyakan supaya peyek tetap kering dan awet.
Cara menggoreng juga pengaruh ke hasil akhir. Aku biasa pakai minyak cukup banyak (sekitar 1 liter) dan pastikan sudah panas sebelum adonan masuk. Trik yang sering aku lakukan: ambil satu sendok adonan, tempelkan di pinggir wajan, lalu dorong pelan ke minyak panas. Dengan cara ini, bentuk peyek jadi tipis melebar dan kacang tersebar merata. Goreng dengan api sedang sampai warnanya cokelat keemasan, mirip seperti yang terlihat di gambar close-up peyek kacang renyah berwarna cokelat keemasan.
Supaya peyek kacang tanah tahan lama, setelah diangkat dari minyak, aku tiriskan betul-betul sampai tidak ada minyak berlebih, lalu dinginkan di suhu ruang. Setelah benar-benar dingin, baru aku simpan di toples kedap udara. Biasanya peyek bisa tahan sampai beberapa minggu, selama toplesnya sering ditutup rapat.
Kalau kamu jualan, stiker peyek kacang di toples juga bisa jadi nilai plus. Kamu bisa tulis nama produk, komposisi singkat, dan lokasi produksi misalnya "Batam" supaya terlihat lebih profesional. Di rumah pun aku suka tempelin label kecil di toples, biar kelihatan rapi dan mudah dibedakan dari cemilan lain.
Dengan bahan sederhana seperti tepung beras, kacang tanah, santan, daun jeruk, dan bumbu dapur, kita bisa bikin peyek kacang tanah yang kriuk, gurih, dan wangi. Cocok buat teman makan pecel, rawon, atau dimakan langsung sambil nonton TV. Kalau kamu punya variasi lain, misalnya tambah biji wijen atau irisan daun seledri, boleh banget dicoba supaya peyekmu makin unik.
tambahan telur 1 dan ketumbar 1 sdm