Waluh ku berbuah juga (labu kuning)
Menanam waluh atau labu kuning memang memerlukan kesabaran dan perawatan yang rutin, apalagi jika dilakukan di lingkungan yang terbatas seperti rooftop garden. Saya sendiri sempat merasa ragu apakah tanaman ini bisa berbuah maksimal di area yang tidak terlalu luas. Namun dengan luangkan waktu khusus untuk merawat tanaman setiap hari, saya berhasil melihat waluh saya berbuah dengan baik. Salah satu hal yang membantu adalah menyediakan media tanam yang subur dan memastikan tanaman mendapat sinar matahari yang cukup. Selain itu, memberi pupuk organik secara berkala dan mengatur sistem penyiraman membuat tanaman waluh lebih sehat. Momen saat pertama kali melihat buah waluh tumbuh benar-benar membuat saya merasa bahagia dan lebih menikmati kegiatan berkebun di tengah kota. Selain manfaat dari hasil panen, berkebun di rooftop juga memberi ruang untuk refleksi dan me time yang saya rasa sangat penting untuk kesehatan jiwa. Saat merawat tanaman, saya meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran, yang membuat jiwa saya merasa lebih bahagia dan tenang. Jadi, bagi para petani muda atau pecinta berkebun urban, jangan ragu mencoba menanam waluh atau tanaman lain di rooftop garden. Dengan ketekunan dan perawatan yang tepat, hasilnya dapat sangat memuaskan sekaligus menjadi sarana melepas penat sehari-hari.