Banyak yang mikir traveling cuma buang duit

padahal justru di situlah hidup jadi kaya.

Di Da Nang aku belajar, bahwa berjalan sederhana di tepi pantai bisa menangkan, Di Sơn Trà Marina aku sadar, waktu yang dipakai duduk menunggu sunset bisa sangat berharga. Di Marble Mountain, cahaya kecil yang masuk dari celah gua mengingatkan kalau pengalaman kecil sekalipun bisa menerangi hidup dan di Old Town Hoi An, malam penuh lampion bikin aku paham bahwa kebahagiaan sering lahir dari hal-hal klasik dan sederhana.

Uang bisa dicari lagi, tapi waktu yang sudah lewat nggak bisa kembali. Pengalamanlah yang bikin hidup terasa kaya, meninggalkan cerita yang tak ternilai.Đà Nẵng

2025/9/23 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur, aku dulu termasuk tim yang mikir, “mending duitnya ditabung aja daripada dihabisin buat jalan-jalan.” Apalagi kalau lihat harga tiket pesawat atau penginapan, langsung mikir, sayang banget duit. Tapi setelah ke Da Nang dan Hoi An, cara pandangku soal ‘buang duit’ bener-bener berubah. Waktu pertama kali sampai di Da Nang, aku baru ngeh kalau kota ini bukan cuma soal wisata, tapi soal suasana. Jalan pagi di sepanjang pantai dengan garis pasir yang panjang, lihat matahari pelan-pelan naik, itu rasanya damai banget. Di momen itu aku ngerasa, ternyata ada hal yang nggak bisa dibeli langsung dengan duit: ketenangan batin. Duitnya memang kepakai, tapi yang aku “dapat” jauh lebih besar dari angka di rekening. Di Sơn Trà Marina, duduk di balkon biru yang menghadap laut, lihat air yang jernih dan langit yang luas, aku kebayang rutinitas sehari-hari yang biasanya cuma laptop–kantor–macet. Di sini, waktu kayak melambat. Nunggu sunset sambil ngobrol santai, itu kelihatannya sepele, tapi justru di situ aku merasa sangat hadir di hidupku sendiri. Kalau dihitung pakai kacamata finansial, mungkin nggak kelihatan balik modalnya. Tapi secara mental, rasanya kayak recharge penuh. Marble Mountain juga bikin aku mikir soal makna pengalaman. Masuk ke gua, lihat cahaya kecil yang menembus dari celah, patung Buddha, dan pagoda yang tenang, semuanya kayak ngajak refleksi. Di situ aku sadar, beberapa keputusan penting dalam hidup justru lahir dari momen-momen kontemplasi kayak gini, yang nggak akan kejadian kalau aku tetap takut “buang duit” buat pergi. Old Town Hoi An jadi puncaknya. Malam hari penuh lampion, bangunan kuning klasik, perahu di sungai, dan orang-orang yang cuma jalan santai menikmati suasana. Nggak ada yang mewah, tapi hangat. Aku lihat pasangan, keluarga, solo traveler, semuanya kayak punya ceritanya masing-masing. Di situ aku mikir, kalau duit cuma disimpan terus tanpa pernah dipakai untuk menciptakan kenangan, suatu hari yang tersisa cuma angka, bukan cerita. Sekarang kalau mikir soal duit dan traveling, aku nggak lihat dia sebagai pengeluaran kosong. Aku lebih lihatnya sebagai “investasi pengalaman”. Tentu tetap harus disesuaikan sama kondisi finansial, bikin budget, cari promo, pilih penginapan yang sesuai kantong, tapi aku nggak lagi ngerasa bersalah ketika ngeluarin uang untuk jalan-jalan. Soalnya aku tahu, dari perjalanan-perjalanan kayak ke Da Nang, Sơn Trà Marina, Marble Mountain, dan Hoi An, aku pulang bawa sesuatu yang nggak bisa diukur: cara pandang baru, rasa syukur, dan keberanian buat menikmati hidup selagi sempat. Jadi kalau kamu masih mikir traveling cuma buang duit, mungkin yang perlu diubah dulu bukan jumlah duitnya, tapi cara kamu ngelihat nilai sebuah pengalaman. Duit bisa dicari, tapi waktu dan momen yang lewat di Da Nang atau kota lain yang kamu impikan, belum tentu datang dua kali.

1 komentar

Gambar Lemon8_ID
Lemon8_ID

🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩