Journey mom of two boys 🌏👩‍👦‍👦

#MyJourney Sebagai mama 2 anak laki-laki dengan jarak dekat.

Mentalku diuji habis-habisan.

Membersamai anak 24jam full juga sangat melelahkan.

Terkadang aku merasa kasian kepada anak pertamaku karena kasih sayang yang yang dulunya full buat dia harus terbagi ke adeknya.

Begitupun kepada adiknya, aku merasa gagal menjadi mama yang baik karena apa yang dulu aku lakukan kepada kakaknya tidak bisa kulakukan padanya.

Sering aku menangis karena kelelahan menghadapi keduanya.

Tapi saat memandangi mereka berdua terlelap ada suatu kebanggaan karena sudah sejauh ini aku bertahan.

Btw, aku beli hijab instannya disini ya https://s.shopee.co.id/8piLYg2Tvs 👌🥰😉

rekomended banget adem dan nyaman dipakai

#parentinglife #mentalhealthawareness #momoftwo

5/4 Diedit ke

... Baca selengkapnyaMenjadi seorang mama dengan dua anak laki-laki yang jaraknya sangat dekat memang sebuah tantangan tersendiri. Dari pengalaman pribadi, saya merasakan betul bagaimana mental diuji setiap hari karena tuntutan untuk membersamai anak-anak selama 24 jam penuh. Kadang rasa lelah fisik dan emosional datang bersamaan, apalagi ketika harus membagi kasih sayang yang dulu sepenuh untuk anak pertama, kini terbagi karena kehadiran adik. Saya sempat merasa bersalah ketika tidak bisa memberikan perhatian yang sama pada sang adik seperti yang dulu diberikan pada kakaknya. Namun, saya belajar bahwa setiap anak unik dan butuh pendekatan yang berbeda pula. Kunci utama adalah menerima keadaan dan memberi yang terbaik sesuai kemampuan tanpa terlalu keras pada diri sendiri. Menangis karena kelelahan juga wajar, sebagai cara mengekspresikan stress yang dialami. Menghadapi masa-masa sulit itu, menikmati momen saat mereka tertidur lelap memberi kebanggaan tersendiri karena sudah bertahan sejauh ini. Saya juga menemukan kenyamanan dengan hal-hal sederhana seperti menggunakan hijab instan yang adem dan nyaman, memberi saya rasa percaya diri dan kenyamanan selama menjalani aktivitas parenting yang padat. Bagi mama lain yang mengalami hal serupa, penting untuk mendapatkan support system yang mendukung, baik dari pasangan, keluarga, atau komunitas parenting. Sharing pengalaman dan perasaan juga membantu melepas beban mental. Jangan lupa untuk selalu menyempatkan waktu untuk self-care meskipun sulit, karena kesejahteraan ibu sangat berpengaruh pada keharmonisan keluarga. Yang paling penting, yakinlah bahwa tidak ada orang tua yang sempurna, tapi dengan cinta dan usaha, kita semua bisa menjadi mama yang terbaik untuk anak-anak kita. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika merasa overwhelmed, terutama terkait kesehatan mental. Semoga perjalanan parenting mama dua anak laki-laki dengan jarak dekat ini selalu penuh cinta dan kebahagiaan.

1 komentar

Gambar fazadara
fazadara

curhat nggih bu 😀